Mengamuk Pakai Parang, Lelaki Gangguan Jiwa Rusak Mobil Warga di Lhokseumawe

Hasil tangkap layar video rekaman pelaku saat mengamuk dan merusak mobil warga yang melintas. (Ist)

Lhokseumawe, Acehportal.com - Seorang lelaki yang diketahui mengalami gangguan jiwa diamankan pihak berwajib setelah sempat mengamuk di kawasan Gampong Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Minggu (6/9/2020) sore.

Saat mengamuk, diketahui pria tersebut merusak dua unit mobil jenis Avanza dan Brio milik warga yang sedang parkir dan melintas di kawasan tersebut.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Irwansyah mengatakan, pria yang diamankan berinisial BH (35), warga Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sebilah parang yang digunakan BH saat mengamuk dan merusak dua unit mobil warga.

"Yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa dan diketahui telah berulang kali dibawa ke RSJ Banda Aceh," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp.

Saat ini, BH masih diamankan di Kapolsek Banda Sakti, dimana petugas juga berkoordinasi dengan pihak medis terkait penyakit gangguan jiwa yang dialaminya.

"Untuk kerugian belum bisa ditaksir, namun hasil mediasi dengan keluarga pelaku dan perangkat gampong, pihaknya minta waktu 10 hari untuk rapat keluarga terkait kerugian yang dialami para korban," jelas Kapolsek.

Peristiwa mengamuknya BH sempat direkam kamera handphone warga sekitar dan tersebar luas di media sosial seperti Instagram.

Terlihat, BH saat itu berjalan dan tiba-tiba mengamuk dengan sebilah parang yang dipegang. Ia merusak mobil Brio yang terparkir hingga kaca mobil itu pecah di bagian depan, kanan dan belakang.

Tak hanya itu, BH pun mengayunkan parangnya ke bagian kaca depan mobil Avanza yang melintas di sekitar. Sopir mobil sempat mundur sebelum berhasil lolos melarikan diri dari amukan pelaku.

Petugas kepolisian yang menerima informasi ini langsung ke lokasi untuk mengamankan BH. Ia pun akhirnya ditangkap petugas yang dibantu masyarakat sekitar.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Breaking News

Komentar

Loading...