GeRAK Minta Kejati Aceh Tuntaskan Penanganan Perkara BPMA

Bpma

Banda Aceh, Acehportal.com - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh meminta pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) untuk menuntaskan penanganan perkara Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Hal ini diungkapkan Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani, Jumat (5/9/2020) sore, dalam menanggapi pemberitaan sebelumnya terkait penanganan kasus BPMA.

Menurutnya, Kejati Aceh perlu menjelaskan detail tentang penanganan perkara kepada publik. Sebab, perkara ini sudah menjadi konsumsi publik dari sejak dilakukan proses penyidikan.

Kemudian dari sisi hukum, sambung Askhalani, perkara yang sudah memiliki unsur harus dapat ditindaklanjuti dengan kepastian hukum tetap.

"Karena jika tidak dijelaskan secara detail tentang penanganan perkara maka publik akan menjadi tidak percaya dengan kerja-kerja yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, maka salah satu cara untuk mewujudkan dan meningkatkan kepercayaan publik salah satunya dengan memberikan informasi update terhadap perkara yang di tangani secara reguler," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, penanganan perkara oleh Kejati Aceh terhadap Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) hingga saat ini belum diketahui sudah sampai dimana.

Sebelumnya pada Juni lalu, penyidik Kejati Aceh menangani perkara terkait penyalahgunaan pembagian tunjangan kinerja 2019.

Dalam perkara itu, penyidik telah memeriksa satu orang Deputi dan tiga Kepala Divisi. Keempatnya merupakan penerima tunjangan kinerja bersama 74 pekerja lainnya.

Sejumlah lembaga anti korupsi di Aceh juga mendesak Kejati Aceh untuk segera mengungkap perkara tersebut agar masyarakat tidak bertanya-tanya tentang perkara yang ditangani tersebut.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Aceh, Munawal Hadi saat dikonfirmasi menjelaskan , belum ada perkembangan atas penanganan kasus tersebut. "Belum ada perkembangan bang," tulisnya singkat.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...