Korban Diancam Bunuh Jika Mengadu

Gadis 14 Tahun Diperkosa Ayah Tiri Sejak Kelas 3 SD

Tersangka diamankan polisi. (Ist)

Lhoksukon, Acehportal.com - Seorang kakek berinisial I, warga Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara ditahan di Rutan Polres Aceh Utara sejak 1 September 2020.

Pasalnya, lelaki berusia 58 tahun tersebut jadi tersangka kasus pemerkosaan anak di bawah umur berusia 14 tahun.

Korban yang merupakan anak tiri pelaku dari istrinya yang keempat, mengaku telah diperkosa berulang kali sejak korban duduk di kelas 3 SD. Diketahui, saat ini korban berstatus pelajar yang masih duduk di kelas 6 SD.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim, AKP Rustam Nawawi mengatakan, tersangka awalnya diamankan pihak Polsek Paya Bakong.

"Tersangka lalu diserahkan ke unit PPA Sat Reskrim Polres Aceh Utara untuk penyelidikan dan penyidikan lanjut," ungkap AKP Rustam, Jumat (4/9/2020) malam.

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Aceh Utara, Bripka T Ari Andi menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal ketika korban menceritakan peristiwa memilukan itu pada pamannya.

"Berdasarkan laporan yang dibuat, kemudian kita arahkan korban untuk divisum baru kemudian kita lakukan pemeriksaan terhadap korban saksi dan pelaku," ungkap Bripka Ari.

Dalam pemeriksaan, korban mengaku telah diperkosa ayah tirinya sejak tahun 2017. Namun, hal itu dibantah oleh pelaku yang hanya mengaku hal itu baru dilakukannya sejak bulan Mei 2020 hingga akhir Agustus 2020.

Menurut pengakuan korban, selama ini ia diancam akan dibunuh pelaku dan ibunya akan diceraikan jika menceritakan hal itu pada orang lain. Namun karena merasa sudah tak tahan lagi, baru korban berani mengadu.

"Dalam kasus ini, kami amankan barang bukti pakaian korban dan hasil visum, untuk pelaku sendiri dijerat dengan Qanun Jinayah Pasal 50 yang ancaman hukumannya sampai dengan 150 bulan kurungan," pungkasnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...