Diduga Tak Miliki Izin, Polres Simeulue Amankan Satu Unit Beko

Barang bukti beko yang diamankan polisi di Simeulue. (Ist)

Simeulue, Acehportal.com - Diduga beroperasi tanpa memiliki izin, satu unit Excavator milik SY (45) diamankan Tim elang Polres Simeulue, Senin (31/8/2020).

Tim Elang Resmob dari Sat Reskrim Polres Simeulue yang didampingi Kapolsek Simeulue Barat IPTU Nurdi beserta personil mengamankan satu alat berat jenis excavator atau Beco milik SY (45) yang merupakan anggota DPRK Simeulue periode 2018-2023.

Kasat Reskrim Polres Simeulue, Ipda Muhammad Rizal mengatakan, penyitaan satu unit eskavator atau beco berawal dari Laporan Informasi Nomor: LI-7/VIII/2020, tanggal 24 Agustus 2020 dan Surat Perintah Tugas: Sprin.Gas/40/VIII/2020/Sat Reskrim tanggal 25 Agustus 2020.

“Pertambangan Ilegal tersebut tidak memiliki izin dan berdampak negatif dari kegiatan pertambangan ilegal tersebut di duga telah terjadi kerusakan terhadap lingkungan," ujarnya.

Ia menambahkan, Tim Elang Polres Simeulue mengamankan alat berat milik Syahrian itu diamankan dari lokasi yang berada di Desa Sanggiran Kecamatan Simeulue Barat, Simeulue saat melakuan aktivitas galian C ilegal.

"Bahan material dari hasil kegiatan pertambangan ilegal tersebut diduga dijual kepada pihak kontraktor yg di gunakan untuk berbagai kegiatan penimbunan jalan dan sekolah," ungkapnya.

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga turut mengamankan sejumlah pihak yang diduga pelaku penambangan ilegal galian C diantara pemilik kegiatan berinisial (IR) dan (AL) dan satu orang operator excavator berinisial (MJ), serta satu orang supir mobil trado berinisial (AD) yang merupakan pengangkut excavator dan satu orang penanggung jawab excavator dan mobil trado yang berinisial (ZN).

"Saat ini pelaku dan satu unit alat berat eskavator atau beko warna oranye merek Hitachi ZA/210 sudah berada di Mapolres Simeulue dan sudah pasangi garis polisi," kata Kasat.

“Atas perbuatannya, rekanan untuk sementara ini dijerat Pasal 158 Jo pasal 35 Undang- Undang Nomor 3 Tahun 2020 Perubahan atas Undang-Undang nomor 4 tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara," tambahnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...