PUPR Aceh Barat Respon Cepat Terkait Kerusakan Peningkatan Jalan Tahun 2019

Dinas PUPR Aceh Barat tangani kerusakan peningkatan jalan tahun 2019 di Gampong Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (30/8/2020). (Ist)

Meulaboh, Acehportal.com - Sejumlah  peningkatan proyek jalan aspal tahun 2019 yang menyerap anggaran miliar rupiah lebih, dikabarkan sebelumnya banyak yang bermasalah. Hingga ada yang menilai, pembangunan jalan di beberapa kecamatan di Aceh Barat yang baru rampung justru ada yang ambruk serta retak dan tak sesuai spek.

Akibat kerusakan di beberapa peningkatan jalan tahun 2019 itu, diketahui juga banyak mendapat protes dari masyarakat. Tak hanya dari kalangan masyarakat, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten DPRK Aceh Barat sebelumnya yang diwakili oleh Wakil Ketua I, Ramli SE juga telah melakukan pansus di beberapa titik pembangunan proyek jalan aspal tersebut.

Berdasarkan hasil temuan pansus DPRK Aceh Barat, saat itu Ramli SE kepada Acehportal.com mengatakan, dirinya bersama tim pansus telah terjun langsung kelapangan untuk memastikan kebenaran isu yang muncul dari kalangan masyarakat bahwa pekerjaan proyek aspal tahun 2019 banyak yang bermasalah.

"Namun setelah kita lakukan pansus ke lapangan dan ternyata benar apa dikatakan masyarakat, pekerjaan proyek tahun 2019 seperti peningkatan jalan di Kecamatan Wolya Timur, Johan Pahlawan kami nilai kurang maksimal," kata Ramli beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kabupaten Aceh Barat, Kurdi kepada Acehportal.com mengatakan, sejumlah peningkatan proyek jalan aspal tahun 2019 yang mengalami rusak mengaku sudah diperbaiki pada tahun ini.

"Alhamdulillah seperti yang dikabarkan di beberapa media sebelumnya pembangunan jalan di beberapa kecamatan yang mengalami rusak ataupun kurang maksimal sudah kita perbaiki, jadi kalau ada jalan yang rusak ditanggulangi oleh rekanan dan kita tetap terus mengawasi semua pengerjaan di Aceh Barat," kata Kurdi, Minggu (30/8/2020).

Ia menjelaskan, terkait kerusakan jalan di Gampong Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan yang dilaksanakan CV Segitiga Jaya Utama, Alue Keumuneng - Karang Hampa talutnya juga sudah diperbaiki. Begitu juga dengan peningkatan badan jalan Puloe Jambak, Sikundo, juga sudah diperbaiki oleh rekanan pelaksanaan proyek pada bulan lalu.

"Bukan hanya sekedar Rapat Dengar Pendapat (RDP) ketika dewan sidak tindak lanjut dari kami langsung kita lakukan perbaikan, karena PUPR Aceh Barat juga harus sigap dalam melayani pelayanan infrastruktur, ketika ada laporan warga dan masukan dari DPRK pihak kami juga langsung turun ke lapangan," jelasnya.

Sementara itu, juga kata Kurdi, tanggul pengaman jalan di Kecamatan Woyal timur yang ambruk akibat banjir, dirinya mengaku  akan membuat jalur baru dari bawah dan itu berdasarkan arahan DPRK Aceh Barat pada saat pansus ke lapangan pada saat itu.

"Baru-baru ini pihak kita sudah melakukan survei kelapangan kurang lebih 300 meter kalau kita ambil jalur bawah dan tidak menyerap anggaran banyak, karena tim pansus menyarankan mana yang lebih murah," ungkap dia.

"Namun, setelah dilakukan ukuran memindah trase ke bagian bawah itu menjadi lebih hemat anggaran, cuma nanti soal tanah kita akan komunikasi lagi dengan bagian pertanahan, kita harapkan di tahun 2021 kendala akses jalur artenatif di Paya Meugedrang dapat kembali lancar seperti sebelumnya," tutup Kurdi.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...