Peningkatan Disiplin Adaptasi Kebiasaan Baru

Selama Sebulan Kedepan Masyarakat Akan Terima Penegasan Humanis dari Petugas

Karo Ops Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito saat memberikan arahan kepada tim gabungan sebelum berpatroli untuk mengimbau masyarakat terkait peningkatan disiplin terhadap protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru, Rabu (26/8/2020). (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Sejak Senin kemarin, peningkatan disiplin dan penegakan hukum atas protokol kesehatan dalam rangka mencegah dan mengendalikan Covid-19 di Indonesia, khususnya di Aceh, mulai diberlakukan pemerintah.

Dimana, hal tersebut dilakukan berdasarkan Intruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Peningkatan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Di Aceh sendiri, peningkatan disiplin atas adaptasi kebiasaan baru ini pun akan dilakukan secara persuasif dan preventif atau dengan cara yang humanis. Dimana, petugas akan selalu berpatroli untuk mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini dikatakan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada melalui Karo Ops, Kombes Pol Agus Sarjito saat ditemui di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu (26/8/2020).

Agus menjelaskan, peran aktif peningkatan disiplin dan penegakan hukum adaptasi kebiasaan baru itu dilakukan pemerintah yang dalam hal ini adalah petugas Satpol PP, sementara pihak TNI-Polri dan lainnya akan membantu mengontrol tugas yang dilakukan.

"TNI-Polri membantu petugas Satpol PP untuk mengimbau dan mengingatkan masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru yang ditegaskan pemerintah," ujarnya.

Selama sebulan kedepan, terhitung 24 Agustus hingga 24 September mendatang, tim gabungan akan terus melakukan patroli ke lapangan, baik di kafe, warung kopi, tempat-tempat perbelanjaan serta yang lainnya.

"Selama sebulan kedepan akan dilakukan cara persuasif dan preventif dahulu, cara yang humanis tetapi tegas, sementara penegakan hukumnya akan berlaku setelah keluar Pergub (Peraturan Gubernur), entah itu nanti sanksi sosial atau administrasi yang diberikan bagi masyarakat yang melanggar," ungkapnya.

Seperti pagi tadi, tim gabungan Satpol PP dan TNI-Polri termasuk pihak medis dan lainnya melakukan patroli di wilayah kota Banda Aceh untuk mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan sering mencuci tangan dan menghindari kerumunan dan menjaga jarak (Social Distancing).

"Sejak tadi kita sudah berjalan, Senin kemarin apel gelar pasukan peningkatan disiplin sudah dilakukan. Kita imbau dan berikan pemahaman ke masyarakat terkait protokol kesehatan ini, untuk masyarakat yang tidak mengenakan masker kita bagikan masker secara cuma-cuma," jelas Karo Ops.

Pihaknya juga tak lupa mengingatkan serta mengimbau pemilik tempat usaha seperti warung kopi yang ada di seputar kota Banda Aceh untuk ikut memberlakukan protokol kesehatan di tempatnya.

"Pemilik tempat usaha diimbau untuk menyediakan wastafel atau handphone sanitizer untuk pelanggan mencuci tangan, mengatur jarak tempat duduk, menggunakan masker dan lainnya," kata mantan Dir Reskrimum Polda Aceh ini.

Menurutnya, masyarakat kota Banda Aceh telah banyak yang paham akan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Namun, kurangnya kesadaran masih menjadi kendala hingga menyebabkan terabaikannya penerapan protokol kesehatan.

"Kita harapkan seluruh masyarakat Aceh sadar akan pentingnya pemakaian masker dan penerapan protokol kesehatan ini guna memutuskan mata rantai Covid-19 di Aceh seperti harapan yang disampaikan Bapak Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada kemarin," tambahnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...