Mahasiswa Aceh Barat Gelar Aksi Unjuk Rasa Terkait Penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Mahasiswa Aceh Barat gelar Aksi Unjuk Rasa Terkait penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Selasa (25/8/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Belasan mahasiswa yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Kabupaten Aceh Barat menggelar aksi unjuk rasa terkait penolakan Omnibus Law di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Selasa (25/8/2020).

"Aksi yang kita lakukan hari ini adalah menuntut penolakan Omnibus Law RUU Cipta Kerja (RUU Ketenagakerjaan) yang mana di dalamnya rancangan undang-undang tersebut sangat merugikan rakyat Indonesia," kata Koordinator Aksi, Oges kepada Acehportal di Meulaboh.

Menurutnya, jika rancangan undang-undang tersebut diberlakukan maka akan banyak spekulasi yang akan berdampak mulai dari izin dampak lingkungan juga terhadap buruh dan lainnya.

"Aksi hari ini yang kedua kali kita gelar dari yang sebelumnya kita lakukan pada bulan Maret 2018, hal ini kita lakukan guna mendesak DPRK Aceh Barat terhadap DPR RI untuk dapat dibatalkan pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja," ujarnya.

Ia menjelaskan, hari ini pihak dari DPRK Aceh Barat merespon baik terkait penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Hal itu disampaikan setelah Ketua DPRK, Samsi Barmi menandatangani surat pernyataan tersebut.

Sementara, tindak lanjut yang sudah dilakukan DPRK Aceh Barat, pihaknya sudah menyurati DPRA namun mereka belum menyurati DPR RI.

"Kita juga mendesak dewan Aceh Barat untuk pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja tersebut segera diberhentikan," tuturnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...