Amankan Pemilik Sabu dalam Bakso di Lapas Langsa, Polisi Buru Pelaku Lain

Tersangka IW alias Wahyu selaku pemilik sabu dalam bakso di Lapas Langsa. (Ist)

Langsa, Acehportal.com - Sat Resnarkoba Polres Langsa menindaklanjuti hasil temuan pihak Lapas Klas II B Langsa terkait penyelundupan sabu dalam makanan bakso yang ditemukan Senin (24/8/2020) sore kemarin.

Barang haram itu ditemukan sipir Lapas saat memeriksa titipan makanan yang dibawa oleh seorang wanita untuk warga binaan di lapas setempat. Saat makanan diperiksa, wanita itu pun langsung meninggalkan lapas.

Kapolres Langsa, AKBP Giyarto melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra mengatakan, usai menerima laporan tersebut pihaknya langsung melakukan pengembangan lebih lanjut.

Awalnya, petugas mengamankan dua narapidana di lapas tersebut yakni IJ alias Ikhsan dan IW alias Wahyu. Namun akhirnya, IW alias Wahyu (36) ditetapkan sebagai tersangka selaku pemilik sabu tersebut.

"Barang bukti sabu yang diamankan sebanyak dua paket dengan berat 12,92 gram," ujar Kapolres Langsa, AKBP Giyarto melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra saat dikonfirmasi terpisah Selasa (25/8/2020).

Kasat menjelaskan, Senin sore kemarin sipir lapas menerima titipan makanan berisi bakso dari seorang wanita yang dengan identitas berinisial MS untuk diberikan kepada IJ alias Ikhsan. Setelah memberikan makanan, wanita itu pun langsung pergi meninggalkan lapas.

"Saat petugaa lapas memeriksa isinya ternyata di dalam bakso tersebut ada dua paket sabu yang dibungkus plastik hitam. Temuan inilah yang dilaporkan pihak lapas ke kita sehingga kita tindaklanjuti," ungkapnya.

Saat melakukan pengembangan lanjut, di hari yang sama tepatnya sekitar pukul 17.00 WIB petugas mengamankan seorang wanita yang diketahui berinisial MS. Dari pengakuan IW alias Wahyu, dua paket sabu itu dibeli dari temannya berinisial ZL (DPO) seharga Rp 6,6 juta.

"Lalu diantarkan oleh istrinya IW alias Wahyu yakni NAU (DPO) dengan menggunakan identitas KTP MS yang merupakan kakak kandungnya sendiri, penerima makanan adalah IJ alias Ikhsan, saat dipertemukan antara MS dan sipir lapas pun diakui oleh sipir bahwa bukan MS yang asli ini yang mengantarkan makanan itu," jelasnya.

Kini, polisi masih terus melakukan pengembangan lebih lanjut dengan memeriksa tersangka serta saksi terkait dalam kasus ini. "Untuk ZL dan NAU kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...