Penegakan Hukum Pelanggaran Protokol Covid-19 Dimulai

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada saat penyematan pita tanda peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dan pengendalian Covid-19 kepada tiga personel yang masing-masing berasal dari Pomdam IM, Polri dan Satpol PP. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dimulai. Ini ditandai dengan gelar pasukan peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang dilakukan di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin (24/8/2020).

Gelar pasukan itu sendiri dipimipin Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada. Dimana, turut hadir Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Hassanudin, Plt Gubernur, Nova Iriansyah, Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin serta unsur Forkopimda Aceh lainnya.

Apel gelar pasukan tersebut diwarnai dengan penyematan pita tanda peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dan pengendalian Covid-19 kepada tiga personel yang masing-masing berasal dari Pomdam IM, Polri dan Satpol PP.

Dalam amanatnya Kapolda mengatakan, merebaknya virus Corona yang mewabah di dunia maupun di Indonesia, khususnya di Aceh, menuntut kita untuk senantiasa waspada dan terus berupaya mencegah penularan virus tersebut.

"Penyebaran virus Corona yang sangat cepat, telah mengubah aktifitas kehidupan di masyarakat. Perubahan itu memberikan dampak yang sangat besar bagi tatanan kehidupan di berbagai sektor," kata Kapolda.

Ia menjelaskan, selama ini seluruh pihak telah bekerja keras dalam menangani permasalahan tersebut. Namun, dampak pandemi Covid-19 masih tetap mempengaruhi sektor perekonomian, hingga membuat pemerintah melonggarkan kebijakan terkait aktifitas masyarakat dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru, diiringi dengan upaya pengendalian dan pencegahan guna menekan penularan Covid-19.

"Presiden Republik Indonesia telah menginstruksikan seluruh menteri kabinet Indonesia Maju, Polri, TNI dan Jajaran Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas dan fungsi nya dalam menjamin kepastian hukum. Kemudian, memperkuat upaya dan meningkatkan efektifitas penangan Covid-19 di seluruh daerah," sebutnya.

Dalam rangka menjamin kepastian hukum dan memperkuat upaya serta meningkatkan efektifitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 diseluruh Indonesia, Presiden Joko Widodo juga telah menandatangani instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Peningkatan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, semua pihak diperintahkan untuk mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas fungsi dan kewenangan masing-masing dalam menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektifitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 di seluruh kewilayahan, setiap pihak diharapkan terlibat secara terpadu melakukan kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19," ungkapnya.

"Peningkatan disiplin dan penegakan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang akan kita laksanakan nanti, sebaiknya kita mulai dari diri kita sebagai teladan dalam penegakan disiplin, kemudian kita sampaikan kepada keluarga, teman, kerabat dan seluruh kerabat," jelasnya.

Penegakan pendisiplinan protokol kesehatan ini, sambung dia, merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Hal tersebut juga merupakan bentuk kepedulian Pemerintah kepada masyarakat agar tetap sehat, karena masih banyak masyarakat yang belum paham dan masih tidak mengikuti protokol kesehatan.

"Diharapkan peningkatan disiplin dan peningkatan hukum protokol kesehatan dapat berjalan dengan optimal, sehingga tercipta kesadaran dan kepatuhan masyarakat serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Aceh," tutup Kapolda.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...