Perempuan yang Tergantung di Truk Bener Meriah Ternyata Dibunuh Suaminya

Tersangka yang membunuh istri sirinya diamankan polisi. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Kemarin, seorang perempuan ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di sebuah truk di kawasan Gampong Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Bener Meriah.

Korban ditemukan tergantung dalam kondisi badan yang terduduk di atas tanah di depan sebuah rumah yang berada di tepi jalan menuju Bandara Rembele, Bener Meriah.

Ternyata, korban yang berinisial RN (30), warga asal Sumatera Utara tersebut adalah korban pembunuhan. Ia diketahui dibunuh oleh suami sirinya yakni NYT (45), warga Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, pelaku ditangkap setelah pihak Polres Bener Meriah melakukan penyelidikan lanjut atas kasus penemuan jasad korban yang awalnya diduga bunuh diri.

"Yang bersangkutan ditangkap Kamis (13/8/2020) dinihari sekitar pukul 01.10 WIB. Ia ditangkap berdasarkan pengembangan dari keterangan saksi yakni DGP yang tak lain adalah anak tersangka," ujarnya Kamis malam.

NYT diketahui membunuh RN yang merupakan istri sirinya tersebut dengan cara mencekik korban hingga tak berdaya.

Lalu, tersangka pun meminta bantuan anaknya yakni DGP untuk membantunya mengangkat korban keluar dan menggantung korban di besi samping bak truk miliknya.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta tersangka, personel Sat Reskrim Polres Bener Meriah langsung menangkap tersangka dan dibawa ke Polres Bener Meriah untuk diproses secara hukum," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti motor dan lain-lain, termasuk truk tersebut. Tersangka pun kini masih ditahan atas kasus pembunuhan sesuai Pasal 338 KUHPidana.

"Untuk motif dan yang lainnya masih dalam penyelidikan lanjut, termasuk mendalami pemeriksaan terhadap anak tersangka yakni DGP yang ikut membantu tersangka dalam mengangkat jasad korban," tambah Direktur.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kapolsek Bukit, Iptu Jufrizal mengatakan, meninggalnya korban diduga karena bunuh diri.

Namun, pihaknya masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mencari tahu apakah ada unsur dan penyebab lainnya terkait dengan kematian korban.

Diungkapkan, RN berasal dari Sumatera Utara dan diketahui bukan warga Karang Rejo karena belum terdata di kampung tersebut.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan kain panjang yang terlilit di leher korban dan terikat di salah satu besi badan truk yang terparkir di depan rumah yang disewa oleh korban.

"Selain itu kami juga menemukan potongan kayu dan handphone korban beserta kunci rumah," katanya.

Korban pertama kali ditemukan salah seorang warga yang melintas. Kemungkinan, korban tewas pada Selasa pagi lalu. Diketahui, korban sehari-harinya bekerja di sebuah kantin di salah satu institusi di Bener Meriah.

Korban diketahui juga sudah berkeluarga, namun merupakan istri kedua dari salah seorang pengusaha panglong kayu di Bener Meriah.

"Suami korban sudah dijemput dari rumahnya di Kampung Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam oleh Kanit Reskrim Polsek Bukit. Saat ini yang bersangkutan sudah berada di Mapolsek Bukit," ungkapnya.

Di lokasi kejadian, polisi memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi.

Penulis:Redaksi/Hafiz
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...