Sat Lantas Polres Lhokseumawe Bagikan Nasi Bungkus ke Pangkalan Becak

Personel Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Lhokseumawe membagikan nasi bungkus kepada penarik becak di salah satu pangkalan becak kawasan Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin (10/8/2020). (Ist)

Lhokseumawe, Acehportal.com - Personel Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Lhokseumawe membagikan puluhan bungkus nasi kepada puluhan masyarakat yang merupakan para penarik becak yang ada di salah satu pangkalan becak kawasan Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin (10/8/2020).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka berbagi kepada sesama, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini masih melanda Tanah Rencong khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Lantas, AKP Radhika Angga Rista mengatakan, selain membagikan nasi bungkus, pihaknya juga memberikan imbauan serta sosialisasi terkait adaptasi kehidupan dengan kebiasaan baru yang kini harus dijalankan.

Apalagi, pemerintah kini mewajibkan agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup sehat yang baru, seperti dengan selalu menggunakan masker dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Petugas juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat, khususnya kepada para penarik becak tersebut, untuk selalu menjaga keselamatan dan mematuhi aturan dalam berlalu lintas di jalan raya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Kita berikan pemahaman tentang New Normal terkait pentingnya menjaga kesehatan, kita bagikan masker dan hand sanitazer juga kepada mereka, kegiatan ini akan berlanjut hingga kedepan setiap dua hari sekali," ungkap Kasat.

Sebelumnya, Sat Lantas Polres Lhokseumawe juga berbagi kepada sesama dengan mengadakan kegiatan makan bersama dengan anak yatim-piatu yang ada di salah satu panti asuhan di kota Lhokseumawe.

"Yang selanjutnya rencananya kita akan berbagi dan bersosialisasi kepada para tukang yang membangun masjid yang ada di kota Lhokseumawe," ujar mantan Kasat Lantas Polres Pidie ini.

*Petugas Juga Musnahkan Knalpot Racing Milik Pengendara Motor

Selain berbagi, penindakan atas pelanggaran lalu lintas juga dilakukan personel Sat Lantas Polres Lhokseumawe. Dimana, petugas memusnahkan belasan unit knalpot racing milik pengendara motor yang terjaring razia hunting.

Seperti diketahui, selama ini penggunaan knalpot racing di Aceh masih sangat marak. Dimana, suara yang dihasilkan dari knalpot racing tersebut sangat mengganggu ketentraman masyarakat, khususnya para pengguna jalan lainnya.

"Para pelanggar yang terkena hunting dibawa ke Pos Lantas dan kemudian knalpot racingnya dimusnahkan atau dihancurkan menggunakan palu beton. Pemusnahan dilakukan oleh si pemilik motor sendiri secara sukarela," ujar Radhika.

Untuk mengambil kembali motor yang tertahan di Pos Lantas, pemilik motor harus melengkapi surat sekaligus komponen kendaraan lainnya seperti helm, knalpot standar, spion dan sebagainya.

"Barulah si pemilik boleh membawa pulang motornya dengan catatan tidak mengulangi perbuatannya ini karena akan menggangu bagi pengendara lain. Hal ini juga kita lakukan seterusnya hingga kedepan," tambah Kasat Lantas.

Penulis:Redaksi/Hafiz
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...