Demo Pekerja Hiburan Malam Surabaya Sempat Diwarnai Aksi Dugem

Pekerja hiburan malam yang berdemo di depan Balai Kota Surabaya/Foto: Deny Prastyo Utomo

Surabaya, Acehportal.com - Pekerja hiburan malam demo di Balai Kota Surabaya menuntut revisi Perwali No 33 Tahun 2020. Demo sempat diwarnai aksi dugem.

Pantauan detikcom, ada tiga pendemo perempuan yang naik ke atas mobil. Mereka asyik bergoyang di atas mobil sambil diiringi musik dugem ala tempat hiburan malam.

Aksi dugem tersebut membuat demo semakin semarak. Meski begitu mereka tak lupa menyampaikan aspirasi, yakni menuntut pemkot merevisi Perwali No 33 Tahun 2020

"Kurang kencang musiknya, ho ho ho," kata salah seorang pendemo di depan balai kota, Jalan Sedap Malam, Senin (3/7/2020).

Dila, salah seorang pendemo yang bergoyang di atas mobil menyampaikan, aksi tersebut sebagai bentuk protes kepada pemkot. Yakni terkait pembatasan jam malam.

"Ini sebagai bentuk protes kita. Agar Perwali No 33 agar segara dicabut, supaya kita bisa kerja kembali. Di situ kami mencari rezeki," ujar Dila.

Ratusan pekerja hiburan malam membubarkan diri sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum bubar, perwakilan dari mereka melakukan audiensi dengan perwakilan Pemkot Surabaya dan juga pihak kepolisian. Mereka membubarkan diri dengan damai.

"Hasil pertemuan akan direvisi (Perwali No 33 Tahun 2020 soal jam malam). Kami sudah mengusulkan beri kami kesempatan untuk mencari nafkah, supaya nanti malam buka, tapi tetap belum berani memutuskan (pemkot). Tetap pemkot Bu Wali yang memutuskan. Percuma kalau itu," kata salah seorang koordinator demo, Nordien kepada wartawan.

Nordien juga menyampaikan, pihaknya akan mengelar demo serupa hingga Perwali No 33 Tahun 2020 direvisi. "Tanggal 5 elemen lain yang akan turun, tapi tetap kita akan bantu. Tanggal 6 kita akan turun saya akan kerahkan masa lebih banyak lagi," pungkas Nordien.

Komentar

Loading...