Warga Panen Udang Rebon yang Melimpah di Abdya, Seekor Hiu Tutul Ikut Terjaring

Warga di Abdya panen udang rebon. (Ist)

Blangpidie, Acehportal.com - Warga Aceh Barat Daya (Abdya) panen udang rebon yang melimpah di kawasan pantai Kecamatan Tangan-tangan, Minggu (26/7/2020) kemarin.

Salah satu penampung undang rebon di lokasi, Jamal mengatakan, musim udang rebon dalam setahun hanya sekali. Namun saat musim, bisa mencapai dua hari hingga empat hari bahkan seminggu.

"Cara menangkapnya menggunakan alat tradisional baik dengan pukat maupun  dengan jaring kelambu selebar 2,5 meter yang diikat pada dua batang bambu sepanjang 3,5 meter," ungkapnya.

Jika tiba musim panen udang rebon, kata Jamal, banyak nelayan tradisional perahu robin beralih profesi menangkap udang rebon di sepanjang pantai Kecamatan Tangan-tangan .

Udang rebon satu keranjang diketahui berisi tujuh kilogram yang dihargai Rp 140 hingga 160 ribu. Pihaknya pun akan melakukan pengeringan udang rebon untuk kemudian dijual ke Banda Aceh dan Medan, Sumatera Utara.

"Setelah dikeringkan udang sabu ini akan dikirim ke Banda Aceh dan Medan untuk dijual disana," tambah Jamal.

*Seekor Hiu Tutul Ikut Terjaring

Sementara itu, seekor hiu berukuran empat meter diselamatkan warga. Hiu raksasa ini masuk ke jaring pukat nelayan tradisional di Pasie Geuntheng, Gampong Blangpadang, Kecamatan Tangan-tangan, Abdya.

Informasi yang diperoleh, ikan yang masuk dalam pukat nelayan tersebut merupakan jenis ikan hiu bintang atau hiu tutul atau biasa disebut hiu paus yang merupakan ikan pemakan plankton dan sejenisnya.

Keuchik Gampong Blangpadang, Akmaluddin pun membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, hal itu terjadi saat nelayan sedang mencari udang rebon di pesisir pantai.

"Iya benar, kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tadi saat nelayan sedang mencari udang rebon di pesisir pantai. Saya juga sempat melihat, hanya sekilas," ungkapnya.

Dirinya juga mengaku tidak mengetahui jenis hiu apa ikan tersebut. Ia hanya memantau dari jarak jauh. "Kalau jenisnya secara pasti saya tidak tahu, karena saya melihat dari jarak jauh, kalau panjang menurut saya sekitar empat meter lebih," jelasnya.

Akmaluddin menerangkan, jika ikan tersebut masuk sendiri ke jaring nelayan, bukan sengaja ditangkap. "Sepertinya ikan itu sudah dilepas lagi ke laut oleh nelayan setelah jaring dilepaskan dari jaring," tutupnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahPeristiwa

Komentar

Loading...