Seorang Ayah Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri di Nagan Raya

Tersangka diamankan di Mapolres Nagan Raya. (Ist)

Meulaboh, Acehportal.com - Nasib malang menimpa seorang gadis belia berusia 17 tahun asal Nagan Raya, sebut saja namanya Bunga. Pasalnya, Bunga selama ini kerap dicabuli oleh ayah kandungnya sendiri yakni LD (43) petani, warga yang sama.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno melalui Kasat Reskrim, AKP Fadhilla Aditya Pratama kepada media ini mengatakan, perbuatan bejad pelaku diketahui setelah warga setempat melaporkan kejadian tersebut.

Kemudian, polisi langsung mengamankan tersangka tempat kediamannya di Nagan Raya, Minggu (26/7/2020).

"Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka mengakui bahwa benar ia melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya yakni sebanyak dua kali," kata Kasat Reskrim.

Dijelaskan, aksi bejad LD diketahui setelah beberapa warga setempat mencurigai gerak-gerik pelaku, sehingga pada Sabtu (25/7/2020) tadi malam sekira pukul 23.30 WIB. Warga yang merasa curiga mencoba mengintip sendiri melalui lubang kosen jendela kamar rumah tersangka.

"Akhirnya kecurigaan itu terbukti setelah warga melakukan pengintaian terhadap LD, dan akhirnya warga melihat pelaku sedang melakukan pencabulan terhadap Bunga yakni anak kandungnya sendiri pada malam itu," kata Kasat.

Atas kejadian tersebut, warga merasa keberatan hingga melaporkan kejadian itu ke Kapolres Nagan Raya untuk ditindaklanjuti dan diproses secara hukum yang berlaku.

Sementara itu, dugaaan kasus pencabulan terhadap anak kandung sendiri ini sedang dalam proses pengusutan lebih lanjut oleh pihak Polres Nagan Raya setelah dilaporkan warga.

Akibat ulahnya, pelaku dijerat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 82 ayat (1) dan ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan ke Dua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tutupnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahHukum

Komentar

Loading...