Tolak RUU HIP dan Tranparansi Anggaran Covid-19, Mahasiswa Demo di Depan Kantor DPRK Aceh Barat

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam (GRMMK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRK Aceh Barat, Senin (20/7/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Gerakan Rakyat Mahasiswa Menuntut Keadilan (GRMMK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK ) Aceh Barat, Senin (20/7/2020).

Tampak, aksi unjuk rasa tersebut ikut membentang spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Omnibus Law dan terkait Transparansi Anggaran Covid-19.

"Kami dari Gerakan Mahasiswa Menuntut Keadilan meminta  tolak RUU HIP dan Omnibus Law untuk dibatalkan karena hal ini kami nilai bahwa Rancangan Undang-undang itu telah menindas hak- hak para pekerja," kata Koordinator Aksi, Adil Kurniawan.

Selain itu, mereka juga meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat harus tranparansi dalam penggunaan dana Covid-19. Karena mereka melihat, sejauh ini dana yang dikeluarkan sudah banyak, namun arahnya tidak diketahui kemana.

"Kami menduga selama ini penggunaan dana Covid-19 dibagikan tidak tepat sasaran seperti dana BLT hampir setiap desa berujung protes hal itu diduga pemerintah terkait tidak ada transparansi terkait dana itu," ungkapnya.

Maka berdasarkan hal tersebut, kata Adil, mahasiswa juga menggelar aksi protes terkait dana Covid-19 dan setelah ini mereka berharap pemerintah transparan dalam pembagian atau penggunaan dana Covid-19 tersebut.

"Terkait transparansi dana Covid-19, kami ingin pemerintah terkait, diumumkan tmelalui spanduk agar masyarakat tahu dan tidak timbul kecurigaan sesama masyarakat," tambahnya.

Pantauan media ini di lokasi, aksi tersebut berlangsung aman setelah dikawal ketat oleh aparat kepolisian setempat hingga massa bubar.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahPeristiwa

Komentar

Loading...