Setahun Penanganan Kasus Korupsi Review Design Terminal Balohan Sabang Tersangka Kembalikan Uang

Tim Penyidik Kejari Sabang telah menerima uang pengganti untuk pengembalian kerugian negara dalam perkara Tindak pidana korupsi Review Design Pembangunan Terminal Pelabuhan Balohan Sabang

Banda Aceh, Acehportal.com -Tim Penyidik Kejari Sabang telah menerima uang pengganti untuk pengembalian kerugian negara dalam perkara Tindak pidana korupsi Review Design Pembangunan Terminal Pelabuhan Balohan Sabang tahun anggaran 2016 pada BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Sabang). Pada Senin (20/7/2020) di kantor Kejari Sabang.

Kajari Sabang Choirun Parapat mengatakan, uang yang dikembalikan tersebut berjumlah Rp. 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah) dari kerugian negara sesuai hasil audit BPKP sejumlah Rp. 397.991.000 (tiga ratus sembilan puluh tujuh juta sembilan ratus sembilan puluh satu ribu rupiah).

Baca: Kejari Temukan Dugaan Korupsi Riview Design Pelabuhan Balohan Sabang eh BPKS

"Penyidik Kejaksaan Negeri Sabang setelah menerima uang Titipan tersebut kemudian menyimpannya di rekening titipan barang bukti Kejaksaan Negeri Sabang pada Bank BRI Syariah Cabang Sabang." terang Choirun Parapat.

Sebelumnya penyidik Kejaksaan Negeri Sabang telah menetapkan dua orang Tersangka An. THK selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari BPKS dan MT selaku rekanan yakni Direktur PT Batel Indonesia.

Kajari Sabang Choirun menegaskan, bahwa Kejaksaan Negeri Sabang berkominten untuk menuntaskan perkara ini untuk kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor.

Hadir dalam penyerahan uang pengganti kerugian negara tersebut yaitu: Kajari Sabang Choirun Parapat, Kasi Pidsus M Rhazi dan tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sabang.

Penanganan kasus ini sudah dilakukan sejak pertengahan tahun 2019, dan waktu itu Kejari Sabang sudah menetapkan tersangka dari BPKS dan Perusahaan Pelaksana PT Batel Indonesia. Dan hari ini genap setahun pihak tersangka mengembalian uang yang telah merugikan negara tersebut.

Penulis:Rol/Redaksi
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...