Disnak Aceh Bahas Pelaksanaan Qurban di Tengah Covid-19 dengan Akademisi dan Praktisi Kesehatan

Webinar pelaksanaan qurban pada masa covid-19.

Banda Aceh, Acehportal.com - Meski dimasa covid 19, pelaksanaan hewan qurban Idul Adha tetap dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan.

Untuk menetapkan protokol kesehatan pelaksanaan hewan qurban. Dinas Peternakan Aceh bersama pihak akademisi dan praktisi kesehatan menggelar Webinar pelaksanaan qurban pada masa covid-19.

Acara tersebut dibuka oleh Rektor unsyiah, bpk Prof DR. Samsul Rizal M.Eng.
Nara sumber: drh.Fahrurrazi. MP dosen senior FKH Unsyiah dan DR.Deny Lukman, dosen senior IPB, dari Dinas peternakan Aceh diikuti oleh drh. Zakaria Kasie PH dan Kesmavet.

Dalam acara tersebut, drh. Fahrurrazi, MP sebagai nara sumber menguraikan bagaimana cara memilih hewan qurban yang baik dan sehat, salah satu adalah warnanya putih, merah, juga hewan qurban tidak boleh cacat.

Cara pemotongan juga harus mengikuti metoda yang sudah ditentukan dan hewan qurban tidak boleh dijatuhkan secara kasar, pisau yang digunakan harus benar benar tajam, agar saat penyembelihan dengan cepat dapat memutuskan tiga saluran yaitu, halkum, mati'dan vena jugularis.

Dalam webinar itu juga dibahas sikap ihsan dalam penyembelihan hewan qurban jangan menajamkan pisau dihadapan hewan yang akan disembelih dan jngn menyembelih hewan dihadapan hewan yang belum disembelih.

Syarat petugas penyembelihan harus muslim, sempurna akalnya. Hewan yang akan disembelih harus diistirahatkan selama 12-24 jam sebelum dipotong agar hewan tidak stres juga hewan dipuasakan.

Sedang materi yang disampaikan oleh DR.Denny Lukman adalah sampai saat ini belum ada bukti bhwa hewan sehat dapat menularkan covid-19 kepada manusia karena mengkonsumsi daging hewan qurban, jadi mengkonsumsi daging hewan qurban aman dari covid-19.

Penyediaan daging qurban wajib dipenuhi: ihsan yaitu berbuat baik kepada hewan, halal, thoyyib yaitu bersih, sehat dan higienis. Limbah atau darah hasil penyembelihan harus ditanam jangan dibuang ke sungai atau berserakan dilokasi penyembelihan.

"Hewan sebelum disembelih harus dipuasakan minimal 12 jam sebelum dipotong tetapi air minum tetap diberikan."
Demikian, drh. Zakaria dari Disnak Aceh.

Penulis:Rol/Redaksi
Rubrik:News

Komentar

Loading...