Puluhan Pondok Kafe Hancur, Objek Wisata di Gampong Suak Ribee Lumpuh Total

Pondok kafe di Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat rusak diterjang gelombang pasang, Kamis (16/7/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Puluhan pondok kafe milik warga Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat roboh setelah terkena hempasan gelombang pasang purnama yang terjadi pekan lalu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah pondok kafe yang mengalami rusak diantaranya terbawa arus laut atau terseret banjir rob.

Keuchik Gampong Suak Ribee, Razali kepada Acehportal.com Kamis (16/7/2020) mengatakan, akibat kejadian ini puluhan pondok kafe di gampong itu untuk sementara ditutup lantaran ruas jalan menuju ke tempat wisata itu juga tertimbun pasir laut, sehingga kendaraan sulit untuk dilewati.

"Dalam peristiwa ini warga mengalami kerugian besar, jika ditaksirkan mencapai ratusan juta rupiah, untuk sementara lokasi wisata yang berlokasi di Suak Ribee ini ditutup sebelum ada perbaikan dari masing-masing pemiliknya," kata Razali.

Sebelumnya, lokasi objek wisata ini yang jarak tempuh kurang lebih 10 menit dari pusat kota ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain berbagai menu makanan yang lezat yang disajikan, pemandangan setempat juga ikut menawarkan keindahan yang asri.

Jadi tak heran, setiap akhir pekan objek wisata ini ramai dikunjungi oleh wisatawan dalam maupun para wisatawan yang datang dari luar Aceh Barat. Namun, sangat disayangkan setelah terkena hantaman pasang purnama baru baru ini, sejumlah kafe di objek wisata itu mengalami hancur.

Pantauan media ini di lokasi, sepanjang badan jalan menuju objek wisata tersebut juga tertimbun pasir laut dengan ketinggian 50 sentimeter dan sangat sulit dilalui kendaraan. Warga pun berharap pemerintah memperhatikan kondisi tersebut.

Selain kondisi jalan yang harus diperhatikan, warga juga berharap sepanjang area objek wisata tepatnya di Suak Ribee segera dilakukan pembangunan tanggul pemecah ombak dikarenakan setiap tahunnya kawasan itu sering dilanda pasang purnama.

Kendati demikian, warga saat ini terpaksa tutup usaha kafenya. Pengakuan warga setempat lainnya, saat ini mereka mulai bingung harus berbuat apa selain pendapatan yang diperoleh dari usaha kafenya.

Apalagi, saat ini kerugian yang ditanggung sampai puluhan juta untuk memperbaiki kembali pondok kafe yang kini rusak diterjang ombak laut.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahPeristiwa

Komentar

Loading...