Kali Ini, Giliran Pembobol Toko Kelontong yang Diciduk Polisi di Lhokseumawe

Dua pelaku pembobolan toko kelontong di Lhokseumawe ditangkap polisi hanya dalam beberapa jam. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Beberapa hari yang lalu, kasus pembobolan ATM milik salah satu bank ternama yang terjadi di wilayah hukum Polres Lhokseumawe berhasil diungkap.

Kali ini, Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong yang ada di kawasan Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

Mereka diamankan di kawasan Terminal Bus Gampong Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Kamis (16/7/2020) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

"Pembobolan toko kelontong ini terjadi pagi tadi dan hanya dalam beberapa jam dapat diungkap setelah korbannya membuat laporan ke Polres Lhokseumawe," ujar Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito.

Dijelaskan, dua tersangka yang ditangkap petugas yakni GS alias Putra (30) dan SM alias Abib (33) yang merupakan warga Lhokseumawe. Keduanya diketahui sebagai residivis kasus narkoba dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

"Tersangka GS ini merupakan residivis kasus sabu yang divonis tiga tahun dan SM residivis kasus curanmor yang juga divonis tiga tahun oleh Pengadilan Negeri Lhokseumawe tahun 2017 lalu, sementara korban adalah Irwansyah (34), seorang karyawan swasta," ungkapnya.

Pembobolan toko kelontong itu diketahui korban setelah seorang rekannya memberitahukan hal tersebut sekitar pukul 05.35 WIB. Mengetahui hal itu, korban mencoba mencari tahu keberadaan barang-barang yang hilang digondol pelaku.

"Pintu toko korban dalam keadaan terbuka dan barang di dalam berserakan, sejumlah barang seperti rokok berbagai jenis serta uang tunai Rp 400 ribu hilang diambil pelaku," kata Direktur.

Polisi yang menerima laporan ini langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan terhadap kasus itu, hingga akhirnya menangkap dua pelaku beserta barang bukti yang diambil.

"Diamankan motor, rokok berbagai merek yang masing-masing sebanyak satu slov dari tangan pelaku, kini masih diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk diproses lanjut," tambah Agus.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahHukum

Komentar

Loading...