Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Telan Anggaran Rp 94 Juta Lebih, Tanggul di Kecamatan Woyla Timur Ambruk

Tanggul pengaman jalan di Gampong Meugedrang, Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat ambruk, Selasa (14/7/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Serap anggaran Rp 94 juta lebih, tanggul pengaman jalan di Gampong Paya Meugedrang yang merupakan penghubung antara Kecamatan Woyla dengan Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat ambruk karena diduga dikerjakan tidak sesuai denah (bestek).

Amatan media ini di lokasi, tampak tanggul yang dibangun lebih kurang 30 meter itu mengalami ambruk alias runtuh, sehingga tidak dapat bertahan setelah dibangun dengan anggaran APBK tahun 2019.

Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Barat, Ramli bersama Ahmad Yani saat meninjau lokasi tersebut Senin (13/7/2020) kemarin kepada Acehportal.com mengatakan, melihat kondisi tanggul yang saat ini diharapkan kepada pemerintah melalui dinas terkait agar kerusakan tersebut dapat diselamatkan segera.

Karena, menurut Ahmad Yani, jika tanggul tersebut tidak segera diselamatkan maka yang ditakutkan akses jalan tersebut mengalami putus total dikarenakan tanggul pengaman jalan itu sudah ambruk.

"Seperti diketahui jalan ini merupakan satu-satunya akses jalan menuju ke Kecamatan Woyla timur, maka kita harapkan kepada pemerintah melalui dinas terkait agar segera dilakukan peninjauan kembali," kata Ahmad Yani.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Ramli menambahkan, tanggul yang baru saja dikerjakan itu dengan anggaran APBK senilai Rp 94 juta lebih diduga dikerjakan asal-asalan oleh pelaksanaannya.

"Saya menduga pembangunan tanggul ini dikerjakan tidak melakukan takaran campuran yang standar sehingga kualitasnya atau kekuatan ketahanan tidak baik dan mudah ambruk," ungkapnya.

Kemudian, Ramli juga mengatakan, dari anggaran APBD Rp 1,6 miliar lebih yang digunakan untuk pemeliharaan sejumlah jalan, namun ditemukan satu titik dengan pembangunan tanggul pengaman jalan di Gampong Meugedrang mengalami ambruk.

"Tanggul tersebut dibangun bertujuan untuk menahan badan jalan, namun sayang hanya beberapa bulan saja bertahan tanggul itu ambruk kembali," tambahnya

Ia menjelaskan, sampai hari ini mereka tim Pansus DPRK Aceh Barat terus melakukan pemantauan terhadap proyek tahun 2019 yang sudah kerjakan.

"Maka perlu kami sampaikan juga kepada pemerintah melalui dinas terkait, beberapa ruas jalan yang ditemukan dalam kondisi berkendala, mohon segera dilakukan peninjauan kembali," tutupnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...