Jalan Aspal Baru, SPSI dan Warga di Gampong Pulo Tengoh Apresiasi Pemkab Nagan Raya

Lintasan jalan di Gampong Pulo Tengoh, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya sudah beraspal, Senin (13/7/2020). (Ist)

Sukamakmue, Acehportal.com - Masyarakat Gampong Pulo Tengoh dan Gampong Suka Mulia, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya mengaku sangat senang setelah jalan desanya kini berubah jalan beraspal.

Selama puluhan tahun, warga mengeluh dengan kondisi jalan berlubang dan berdebu. Namun setelah dilakukan perbaikan oleh pemerintah setempat, peningkatan aktifitas roda perekonomian masyarakat setempat kembali lancar.

"Kita mengapresiasi Pemkab Nagan Raya yang telah mengerjakan peningkatan jalan lintas desa ini yang sebelumnya mengalami rusak parah dan banyak lubang," kata Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Nagan Raya, Jamaluddin, Senin (13/7/2020).

Ia menjelaskan, jalan lintas desa tersebut sudah bertahun tahun dikeluhkan warga setempat lantaran kondisi jalan banyak yang sudah berlobang dan berdebu, sehingga sangat menganggu aktivitas. Kondisi itu disebabkan karena tidak tersentuh pembangunan aspal oleh pemerintah.

Paket peningkatan jalan tersebut dikerjakan dengan nilai kontrak senilai Rp 4,9 miliar yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2020 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nagan Raya.

"Kita bersyukur jalan Pulo Tengoh-Suka Mulia sudah mulus dan berharap dengan dibangunnya jalan ini bisa meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat karena akses jalan sudah mulus dan mudah dilalui," ujarnya.

Kendati demikian, membuat masyarakat setempat sangat berterimakasih atas perhatian Pemkab Nagan Raya yang sudah memperlancar roda ekonomi warga setempat dengan cara meningkatkan kondisi jalan yang saat ini lancar untuk dilalui.

"Sudah puluhan tahun dibuka jalan ini, akan tetapi baru dimasa kepemimpinan Jamin Idham dilakukan pengaspalan jalan, kami sebagai warga disini memberikan apresiasi juga kepada Bupati Jamin Idham sudah mengabulkan harapan kami membangun jalan ini agar mudah untuk dilalui," kata warga setempat, Misdi.

Kepada media, Misdi menceritakan, sebelum dikerjakan peningkatan badan jalan tersebut, warga yang bekerja ke ladang harus menempuh perjalanan jalan berdebu namun disaat hujan kondisi jalan becek dan berlumpur dan kondisi demikian kami rasakan sudah puluhan tahun.

"Dulu sebelum diaspal jalan ini mau ke ladang kami saja biasanya butuh waktu 1 sampai 2 jam ke lokasi, sekarang ini hanya setengah jam sudah sampai. Alhamdulillah kami diperhatikan saat ini dengan dibuatnya aspal jalan desa yang sering kami lalui," ungkapnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...