Dandim Aceh Utara Pimpin Perbaikan Makam Cut Meutia

Lhokseumawe, acehportal.com - Komandan Kodim (Dandim) 0103/ Aceh Utara, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Agung Sukoco, S.H memimpin secara langsung perbaikan Komplek makam Pahlawan Nasional Cut Meutia di Kawasan hutan Pegunungan Alue Rime Kecamatan Pirak Timur Kabupaten Aceh Utara, Minggu (12/07).

Menurut keterangan Dandim, Tim yang terdiri dari Kodim, Polres, Pemerintah Kabupaten dan Komunitas Trail Aceh Utara berangkat pada hari sabtu pagi dengan membawa peralatan pertukangan dan logistik lainnya yang diperlukan.

Dandim juga menjelaskan, bahwa pada hari Jum,at tanggal 10 Juli 2020, pihaknya telah memberangkatkan beberapa tukang terlebih dahulu untuk melakukan pengerjaan awal yang kemudian pada hari sabtu pagi disusul Tim gabungan menyusulnnya.

"Sekitar lima puluh orang yang terdiri dari Kodim, Polres, Pemkab dan Komunitas Trail Aceh Utara serta masyarakat bergotong royong memperbaiki dan membersihkan batang pohon yang menimpa Komplek Makam Cut Meutia" jelasnya

Lebih lanjut Letkol Inf Agung Sukoco,S.H mengatakan saat ini ranting dan pohon besar yang menimpa makam telah di pindahkan dan dibersihkan, sementara yang rusak seperti tiang dan atap telah di perbaiki, tinggal pada bagian nisan yang sedikit rusak dan pengecatan bangunan yang belum selesai dan dalam waktu dekat akan segera di selesaikan.

*"Alhamdulillah, bangunan makam telah selesai dibersihkan dan diperbaiki, tinggal beberapa bagian yang belum selesai dan akan segera di kerjakan"* imbuhnya.

Selain itu, Agung juga menuturkan, lokasi makam Cut Meutia yang berada sekitar 23 kilometer dari permukiman Desa Alue Rime di Kabupaten Aceh Utara menjadi kendala tersendiri karena harus ditempuh dengan kendaraan khusus dan apabila berjalan kaki Butuh waktu sekitar 12 jam.

Diketahui bersama Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia rusak akibat angin kencang yang melanda wilayah pegunungan Alue Rime pada Kamis, 18 Juni 2020, akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut, mengakibatkan pohon besar yang berukuran diameternya 1,5 meter tumbang dan mengenai tugu makam.

Kemudian  pada Rabu, 1 Juli 2020 malam, angin kencang kembali melanda wilayah itu dan pohon besar tersebut kembali tumbang, sehingga merusak komplek makan Pahlawan Nasional Cut Meutia.

Komentar

Loading...