391 Rumah dan 15 Hektar Lahan Pertanian Warga Terendam Banjir Rob, Berikut Data Kerusakannya

Anggota Komisi I DPRA, Fuadri saat meninjau lokasi bangunan rumah yang rusak akibat hantaman gelombang pasang purnama di Gampong Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat (12/7/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Dampak dari pasang purnama telah mengakibatkan ratusan rumah dan lahan pertanian serta tambak ikan di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat terendam air. Dampak tersebut juga sebagian bangunan rumah mengalami rusak berat.

Berdasarkan data yang diperoleh dari pihak Kecamatan Johan Pahlawan, warga dari lima gampong yang terkena imbas akibat hantaman gelombang pasang itu diantaranya Gampong Pasir, Gampong Ujung Kalak, Gampong Belakang, Gampong Suak Indrapuri dan Gampong Suak Ribe.

Sementara, kerusakan rumah yang terparah yakni di Gampong Pasir ada sekitar enam unit rumah, sedangkan di Gampong Ujung Kalak ada satu rumah yang tidak layak dihuni lagi dan tempat usaha masyarakat lainnya seperti kafe, lahan pertanian, tambak ikan dalam lima gampong tersebut juga ikut terendam air sehingga masyarakat mengalami kerugian besar.

"Dari 391 rumah di Kecamatan Johan Pahlawan yang terkena imbas banjir rob ada 8 rumah warga yang mengalami rusak parah yang memang bisa dihuni lagi yaitu di Gampong Pasir dan Gampong Ujung Kalak," kata Camat Johan Pahlawan, Sabirin kepada Acehportal.com, Minggu (12/7/2020).

Sedangkan kerusakan yang menimpa lahan pertanian dan bangunan kafe serta tambak ikan di Gampong Suak Ribe diantaranya 15 hektar lahan pertanian yang rusak, 13 unit kafe dan 3 buah tambak ikan.

Kerusakan ini dinyatakan setelah hantaman gelombang pasang purnama yang terjadi pada Sabtu (11/7/2020) kemarin dan taksirkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

"Sementara itu, saat ini masyarakat dari lima desa di Kecamatan Johan pahlawan tersebut sedang mengalami gatal-gatal maka sangat dibutuhkan bantuan obat-obatan serta penambahan logistik untuk dapur umum di empat titik," pungkasnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...