Gelombang Pasang Kembali Rendam Puluhan Rumah Warga Gampong Pasir

Gelombang pasang purnama kembali merendam rumah warga Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu (11/7/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Gelombang pasang purnama atau biasa disebut banjir rob kembali merendam belasan rumah warga Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan Aceh Barat, Sabtu (11/7/2020).

Akibat pasang purnama, warga setempat terpaksa melakukan penanganan darurat untuk menahan terjangan gelombang pasang itu dengan cara memasukkan pasir dalam karung dan disusun depan teras rumah masing-masing.

Salah satu warga Gampong Pasir, Wirnilis kepada Acehportal.com mengatakan, ketinggian air naik ke darat hingga merendam rumah warga sekitar 80 sentimeter. Sementara masyarakat yang bermukim di bibir pantai kini semakin resah.

"Pasang purnama ini atau biasa kami sebut disini banjir rop, mulai merendam rumah-rumah warga pada subuh tadi, sedangkan ketinggian air masuk kedalam permukiman warga sekitar 40 sampai 80 sentimeter, kami berharap pasang purnama ini segera berakhir," katanya.

Ia mengaku, sampai saat ini masyarakat yang yang dilanda musibah banjir rop itu belum menerima bantuan. Sementara warga yang bermukim di bibir pantai tersebut bertahan dengan perut kosong dan sangat dikhawatirkan mereka akan terancam kerawanan pangan.

"Sebab sebagian warga di setempat mengungsi hanya menggunakan pakaian di badan, sementara segala alat bumbu dapur rumah sudah terendam air akibat terjangan gelombang pasang yang begitu dahsyat sehingga tidak bisa diselamatkan," katanya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Pasir, Indra Gunawan mengatakan, akibat gelombang pasang tersebut membuat belasan rumah warga terendam air dan sebagian warga terpaksa mengungsi.

"Ada sekitar 21 Kartu Keluarga (KK) atau 512 jiwa korban banjir rop, hal ini disebabkan gelombang pasang purnama terjadi begitu dahsyat sehingga sebagian warga kini mulai mengungsi dikarenakan warga ketakutan jika pasang susulan kembali terjadi," ungkapnya.

Selain itu, pihak aparatur gampong dan masyarakat saat ini sudah mendirikan tenda darurat untuk penanggulangan bencana itu dan kini warga yang rumahnya belum bisa dihuni bertahan di tenda tersebut.

"Alhamdulillah baru saja kita terima bantuan sembako sebanyak 10 bungkusan paket yang kita terima dari Posko Gugus Tugas Covid-19 Aceh Barat yaitu berupa minyak goreng, beras dan sirup," katanya.

Dirinya berharap kepada pemerintah terkait agar dipercepat pembangunan pasak bumi untuk pemecah ombak di Gampong Pasir yang meminta program pembangunan ini jangan dilakukan secara bertahap dan harus betul-betul fokus pada pembangunan tersebut.

"Kita meminta kepada pemerintah dipercepat pembangunan pasak bumi tersebut, mengingat semakin hari gelombang pasang ini terus menerjang pemukiman warga Gampong Pasir," pintanya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...