Komisi I DPRA, Fuadri: TKA di PLTU 3 dan 4 yang Tak Miliki Izin Kerja Segera Angkat Kaki dari Aceh

Anggota Komisi I DPRA, Fuadri dalam konferensi pers bersama sejumlah wartawan di Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (9/7/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menegaskan, sebanyak 43 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) di PLTU 3 dan 4 Nagan Raya yang tidak memiliki izin kerja segera angkat kaki dari Aceh.

Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi I DPRA, Fuadri dalam konferensi pers bersama sejumlah wartawan di Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (9/7/2020).

"Terkait hal ini sebelumnya sudah dilakukan komunikasi dengan Pemerintah Aceh dan juga telah kita sampaikan pada forum paripurna Plt Gubernur dan mereka telah menyurati Kemenkumham supaya dapat melakukan tindakan penertiban,’’ kata Fuadri.

Sementara, penertiban tersebut yang harus dilakukan terhadap keberadaaan TKA asal cina di PLTU 3 dan 4 yang  tidak melengkapi domumen, dari 80 TKA yang terlaporkan ke Disnaker, namun ditemukan sebanyak 43 orang TKA yang tidak memiliki izin kerja.

Dari 80 orang TKA yang terlaporkan ke Disnaker ini, katanya, ternyata ada 43 TKA  secara administratif yang tidak memiliki izin kerja dan ada masa bekerja telah habis. Ironisnya, sampai sejauh ini pihak Kemenkumham seperti kurang merespon, apalagi Imigrasi Meulaboh.

“Sepertinya ada indikasi yang selalu mengarah kepada upaya untuk melindungi pelanggaran dan aturan yang ada, dengan berbagai alasan, dulu mereka alasannya belum ada perintah ataupun kebijakan dari Pemerintah Aceh, nah hari ini Pemerintah Aceh telah menyurati kok belum ada tindak lanjutnya," ungkapnya.

"Jadi kita sangat menyayangkan sikap dari Imigrasi Meulaboh dan juga Kemenkumham yang tidak melakukan tindak lanjut surat dari permintaan Pemerintah Aceh. Jangan-jangan ada sesuatu yang memang disembunyikan dengan upaya untuk melindungi dengan maksud dan tujuan tertentu," imbuhnya.

Dirinya menyarankan ke pihak media massa untuk membantu dan menelusuri ke Imigrasi Meulaboh, kenapa selalu berkelit. Karena, ini bukan menyangkut izin tinggal tetapi izin bekerja.

"Jadi kita berharap para TKA yang tidak memiliki izin kerja di PLTU 3 dan 4 Nagan Raya segera angkat kaki dari Aceh," tutup Fuadri.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...