Jelang Idul Adha Disnak Aceh Bersama Ditkes Masyarakat Veteriner Bahas Kesehatan Hewan Terkait Penyakit Inveksi Baru

rapat koordinasi kegiatan Kurban secara online melalui vidio converence

Banda Aceh, Acehportal.com - Sehungan dengan pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada hari Raya Idul Adha 1441 H sudah semakin dekat, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner pada,  Rabu 8/7/2020) melakukan rapat koordinasi kegiatan Kurban secara online melalui vidio converence.

Acara ini dibuka oleh Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Syamsul Muarif, M.Si yang diikuti peserta dari Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan Kesehatan hewan seluruh Provinsi, Balai Besar Veteriner, Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikat Obat Hewan danJajaran perwakilan Direktorat Kesmavet.

Dari Dinas Peternakan  Aceh diikuti oleh Kasie Perlindungan Hewan dan Kesmavet
drh. Zakaria, Koordinator Provinsi untuk Data Kesmavet dan Pemotongan Ternak Milliah, SP .

Terkait dengan pelaksanaan kurban, terang Zakaria, kesiapan yang sudah dilakukan oleh provinsi Aceh adalah melakukan rapat dengan Biro Isra Kantor Gubernur membahas ketersediaan ternak untuk kurban.

Pihaknya juga meneruskan Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan No : 2430/SE/PK.430/F/02/2020 tanggal 27 Februari 2020 tentang peningkatan kewaspadaan dini dan kesiap siagaan dalam mewaspadai penyakit inveksi baru ( emerging infectious deseases) ke Kabupaten/Kota.

Menurut Zakaria,  Dinas Peternakan Aceh juga melakukan koordinasi dengan dinas kabupaten kota agar dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilakukan pengawasan sesuai kaedah kesmavet dan kesejahteraan hewan dan mengikuti protokol kesehatan dimasa covid mulai di tempat penjualan ternak hingga lokasi tempat pelaksanaan kurban.

Zakaria menyebutkan, saat ink ketersediaan hewan kurban di provinsi Aceh adalah sebanyak 44.334 ekor yang terdiri dari : sapi 16.722 ekor, kerbau 3.491 dan kambing/domba 20.121 ekor, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat membeli ternak kurban.

"Untuk pemotongan ternak kurban tahun ini diperkirakan akan mengalami penurunan lebih kurang 3 - 5 %, hal ini berkaitan dengan kondisi perekonomian kita yang menurun ditengah situasi Covid 19." demikian Zakaria.

Penulis:Rol/Redaksi
Rubrik:News

Komentar

Loading...