Batal Hadiri Perdamaiannya di Kejati Aceh

Bupati Aceh Tengah: Saya Tidak Mangkir Dari Perdamaian, Tapi Sakit

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar pada saat acara lepas sambut Kapolres Aceh Tengah, Senin (6/7/2020) malam. (Robby/Acehportal.com)

Takengon, Acehportal.com - Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar membantah dirinya mangkir hadir pada acara perdamaiannya dengan Wakil Bupati, Firdaus yang dimediasi oleh pihak Kejati Aceh, Senin (6/7/2020).

Menurut Shabela, dirinya tidak dapat menghadiri acara perdamaian tersebut dikarenakan ia dalam keadaan sakit.

Selain itu, menurut bupati yang juga mantan Kepala Dinas Keuangan Bener Meriah ini, alasan sakit tersebut bukanlah dibuat-buat melainkan dilengkapi oleh surat keterangan sakit yang ditandatangani oleh dr Hardiyanis Sp.Pd yang tidak lain adalah kepercayaan Bela (panggilan bupati) sebagai Dirut RSU Datu Beru untuk periode yang ke sekian kali.

"Saya sedang sakit, kalau mau tahu saya sakit apa, tanya saja sama dokter Hardi, dia yang tau saya sakit apa," ujar Bela yang ditemui pada acara lepas sambut Kapolres Aceh Tengah, Senin malam di Pendapa Bupati Aceh Tengah.

Pada acara lepas sambut itu, Bela sempat tampak menyampaikan kata sambutannya selama 10 menit sembari menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kapolres Aceh Tengah yang baru yakni AKBP Mahmun Sinurat.

Bela tampak melontarkan candaannya yang diiringi gelak tawa para hadirin yang ada.

"Saya tidak bisa berlama-lama memberikan sambutan tadi, karena saya memang merasa kurang enak badan," ujar Bela lagi.

Saat ditanya kapan dirinya mengetahui atau mendapat kabar tentang adanya acara perdamaian antara dirinya dengan Wabup yang diselenggarakan di Kantor Kejati Aceh, Bela mengaku dia dipanggil oleh pihak Kejati sekitar hari Kamis lalu guna membicarakan masalah perdamaian tersebut.

Kapasitasnya dipanggil pihak Kejati Aceh, kata Bela, disamping membicarakan masalah agenda pelaksanaan perdamaian, mereka juga menanyakan kesediaan dirinya untuk berdamai dengan pasangannya.

Selain itu, kepada Acehportal.com, Bela mengaku juga menyetujui perdamaian yang digagas oleh pihak Kejati Aceh saat itu.

Namun, menurut bupati yang diusung oleh Partai PDIP, PAN dan beberapa partai lainnya ini, terkait agenda acara perdamaian ini, dirinya tidak pernah mendapat pemanggilan secara resmi atau secara tersurat dari pihak Kejati Aceh, hanya diberitahu secara lisan saja.

Masih menurut ayah lima orang anak ini, ia merasa sedikit kecewa dan heran terkait bocornya informasi tentang perdamaian tersebut ke pihak luar sehingga menjadi konsumsi pihak media.

Sebab, kata Bela, perjanjian awal perdamaian ini dirahasiakan dan tertutup dengan kata lain tidak menjadi konsumsi publik.

"Saya tidak pernah mendapat panggilan secara resmi secara tersurat oleh pihak Kejati Aceh terkait perdamaian ini, hanya mendapat pemberitahuan secara lisan dan saya kecewa dan heran, kenapa informasi tentang hal ini bisa bocor keluar, padahal seharusnya ini dilakukan secara rahasia dan tertutup," kata Bela yang berasumsi ada pihak tertentu yang membocorkan informasi terkait perdamaian ini.

Ketika ditanya kapan dirinya menyampaikan surat sakit ke pihak Kejati Aceh sebagai alasan ketidak hadirannya pada acara perdamaian yang sedianya dihadiri oleh Pangdam IM, Kapolda Aceh, Plt Gubernur Aceh dan beberapa pihak penting lainnya ini, Bela mengaku sudah melayangkan surat itu sejak dua hari yang lalu kepada pihak Kejati Aceh. Dengan kata lainnya, pada hari Sabtu surat tersebut sudah dikirim ke pihak Kejati Aceh.

"Surat sakit tersebut sudah saya kirim dua hari yang lalu ke pihak Kajati, seiring pemberitahuan saya tidak dapat hadir dikarenakan sakit dan atas anjuran dokter saya harus beristirahat selama tiga hari," jelas Bela.

Terkait adanya informasi bahwa pihak Kejati Aceh akan tetap berupaya melakukan proses perdamaian ulang pasca dirinya sembuh nanti, Bela mengaku bersedia hadir dan bersedia berdamai jika dirinya tidak dalam keadaan sakit.

"Saya siap hadir, saya bersedia berdamai di Kejati Aceh, asal saya tidak dalam keadaan sakit," pungkas Bela.

Penulis:Robby
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...