Tujuh Hektar Lahan Perkebunan Terbakar di Nagan Raya, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Imbauan untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar sekaligus mencegah karhutla di Nagan Raya yang dipasang kepolisian. (Ist)

Sukamakmue, Acehportal.com - Sekitar tujuh hektar lahan perkebunan di Nagan Raya terbakar Minggu (5/7/2020) siang kemarin. Informasi yang dihimpun, lahan yang terbakar berada di kawasan Gampong Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur.

Diketahui, lahan yang terbakar adalah lahan perkebunan di HGU PT Agro Sinergi Nusantara (ASN) dan api dapat dipadamkan sore harinya oleh pihak perusahaan.

Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut pun kini ditangani pihak Sat Reskrim Polres Nagan Raya. Dimana, polisi memanggil sekaligus memeriksa sejumlah saksi dari pihak perusahaan itu tersendiri serta perangkat gampong setempat.

"Ada tiga orang saksi yang dipanggil ke Polres Abdya siang tadi untuk dimintai keterangan terkait karhutla tersebut," ujar Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno melalui Kasat Reskrim, AKP Fadhilah Aditya Pratama, Senin (6/7/2020).

Diketahui, ketiga saksi itu adalah Manager Kebun PT ASN yakni Fahrizal Syahpitra (41), Bahagia (52) selalku karyawan perusahaan serta M Patra (30) selaku Tuha Peut Gampong Ujong Lamie. Mereka merupakan warga Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Sementara, saat ditanya apakah ada untuk unsur kesengajaan sejumlah pihak membakar lahan perkebunan tersebut untuk membuka area kebun baru, Kasat mengungkapkan bahwa hal itu masih dalam pemeriksaan lanjut.

"Sementara ini masih dalam penyelidikan unsurnya, ini tahap penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti kuat. Jika terdapat kuat bukti sengaja dibakar kita proses lanjut sidik," ungkap Kasat Reskrim.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahHukum

Komentar

Loading...