Dinas Kesehatan Diminta Bangun Posko Kesehatan di Perbatasan

Petugas gabungan jaga ketat perbatasan Aceh Tenggara dan Sumatra Utara, Kamis (21/5/2020). (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan diminta membangun posko kesehatan di perbatasan antara Aceh dan Sumatera Utara dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini diutarakan oleh Ketua Komisi V DPRA, M Rizal Falevi Kirani, Jumat (3/7/2020) kemarin saat diwawancarai.

"Kita ingin di perbatasan Aceh dan Sumut pengawasan diperketat bukan hanya menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 dan pemeriksaan suhu tubuh, tetapi juga perlu adanya satu posko Kesehatan," ujarnya di Banda Aceh.

Dirinya menjelaskan, meski di perbatasan dia provinsi tersebut belum ada portabel tes usap, minimal di perbatasan bisa dilakukan tes cepat guna memastikan orang yang akan masuk ke Aceh terbebas dari virus.

"Kami mendesak Dinas Kesehatan untuk segera mengadakan portabel tes usap di setiap jalur perbatasan Aceh dan yang paling mendesak saat ini perbatasan Aceh Tamiang guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ungkapnya.

Rizal Falevi menilai, kasus Covid-19 di Aceh terjadi karena masyarakat yang pergi ke provinsi tetangga dan menularkan kepada yang lainnya. Menurutnya, adanya kelonggaran di perbatasan menyebabkan kasus infeksi Corona di Aceh mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir.

"Selain memperketat perbatasan, pemerintah juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap upaya pencegahan Covid-19. Kita berharap pemerintah segera memperketat perbatasan dan lebih gencar mensosialisasikan bahaya Covid-19 agar masyarakat lebih paham dan sadar," tambahnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:NewsUmum

Komentar

Loading...