Kawanan Harimau yang Berkeliaran di Aceh Tenggara Masih dalam Kawasan TNGL

Ilustrasi harimau. Foto: liputan6.com

Banda Aceh, Acehportal.com - Kawanan Harimau Sumatera yang dikabarkan berkeliaran di Aceh Tenggara ternyata diketahui masih dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Hal ini dikatakan Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, Jumat (26/6/2020) malam yang telah menerima laporan lanjut dari tim yang melakukan penanganan di lapangan setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Ternyata masih dalam kawasan TNGL yang merupakan habitatnya, jejaknya ditemukan disana berdasarkan laporan dari tim di lapangan," ujar Agus melalui telepon seluler.

Meski demikian, pihaknya tetap memantau serta menangani persoalan ini lebih lanjut. Selain itu, pihaknya juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar TNGL agar tidak melakukan aktivitas di kawasan hutan lindung itu untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

"Kita juga berikan imbauan ke masyarakat, tim disana sudah memberikan imbauan ke masyarakat disana, namun untuk jumlahnya masih belum diketahui karena masih dicek. Memang habitat mereka disana, tapi kita tetap menindaklanjuti laporan masyarakat," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, kawanan Harimau Sumatera berkeliaran di wilayah Aceh Tenggara. Namun, belum diketahui pasti di wilayah mana kucing besar itu turun. Informasi yang dihimpun, setidaknya ada tiga ekor harimau yang berkeliaran.

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto yang dikonfirmasi Jumat (26/6/2020) sore membenarkan informasi ini. Namun, pihaknya masib melakukan pengecekan lebih lanjut sebagai langkah untuk melakukan penanganan.

"Informasi yang kita terima begitu, tapi saat ini kita masih melakukan pengecekan serta mempelajari lebih lanjut dugaan konflik ini. Tentunya disertai dengan penanganan lanjut," ujarnya melalui telepon seluler.

Saat ditanya apakah ada laporan terjadinya konflik manusia dengan satwa liar dilindungi tersebut, seperti ternak warga yang dimakan harimau atau lainnya, Agus mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima adanya informasi konflik yang dimaksud.

"Sejauh ini belum ada laporan yang kita terima, karena itu kita pelajari dan cek lebih lanjut, termasuk untuk mengetahui sejauh mana konflik yang terjadi di lapangan," katanya seraya menduga bahwa kawanan harimau itu berasal dari kawasan Leuser.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terlibat yang dalam hal ini adalah BKSDA Aceh beserta lainnya masih penanganan lanjut terhadap informasi kawanan harimau yang berkeliaran di Aceh Tenggara tersebut.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahUmum

Komentar

Loading...