Polisi Tangkap Tujuh Penambang Emas Ilegal di Aceh Barat

Tujuh penambang emas ilegal di Gampong Gleng, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat diamankan polisi, Rabu (24/6/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Polres Aceh Barat mengamankan tujuh tersangka yang diduga melakukan penambangan emas ilegal di kawasan Gampong Gleng, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat.

Pelaku yang diamankan masing-masing berinisial SS, (30), ABD (38), MA (40), JLD (34), JRI (27), BHR (37) dan JP (24) yang merupakan warga Sumatera Utara, Nagan Raya dan Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda melalui Kasubbag Humas, AKP Ahmad Yani kepada Acehportal.com mengatakan, tujuh pelaku tersebut diamankan pada Selasa (23/6/2020) kemarin sekitar pukul 17.50 WIB.

"Penangkapan dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat setempat terkait adanya aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan Sungai Mas," kata Ahmad Yani.

Dari tujuh tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit ekskavator (beko), satu botol bekas berisi air mineral berisi butiran emas yang bercampur tanah dan air serta satu set asbuk (alat penyaring emas) dan alat indang emas.

Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Permohonan Harahap menambahkan, daerah penambangan emas ilegal itu sudah menjadi pantauan Sat Reskrim Polres Aceh Barat sejak lama karena memang berpotensi terjadinya penambangan ilegal.

Sementara, aparatur gampong di kawasan yang berpotensi terjadi ilegal mining tersebut sudah diberikan sosialisasi agar jangan ada yang merusak lingkungan dengan adanya penambang ilegal. Namun, masih juga ada warga yang masih melakukannya.

"Di wilayah Aceh Barat, ada dua kecamatan yang sudah menjadi pantauan kita pihak kepolisian yang memang dipetakan masuk dalam rawan terjadi praktik ilegal mining, yaitu Kecamatan Sungai Mas dan Kecamatan Panteu Ceureumen," bebernya.

Ia menjelaskan, upaya preventif yang dilakukan bersama lembaga Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dan beberapa organisasi peduli lingkungan lainnya sudah dilakukan, maka kalau memang ada perbuatan yang melanggar hukum akan ditindak.

"Sementara ketujuh tersangka dugaan penambang emas ilegal yang kita amankan hari ini dikenakan sanksi sesuai Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) dengan ancaman hukuman sepuluh tahun tahun paling lama dan denda paling banyak Rp 10 miliar," tambahnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:DaerahHukum

Komentar

Loading...