Pasca Dikeluarkannya Surat Edaran Bupati, Sudah 26 Pendatang Dipulangkan Pemkab Aceh Tengah

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Aceh Tengah, dr Yunasri M.Kes. (Robby/Acehportal.com)

Takengon, Acehportal.com - Terkait terbitnya Surat Edaran Bupati, dimana pada salah satu poinnya menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah akan memulangkan para pendatang yang masuk ke Aceh Tengah yang enggan melakukan rapid test sebagai persyaratan utama untuk masuk ke daerah penghasil kopi tersebut.

Berdasarkan keterangan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Aceh Tengah, dr Yunasri M.Kes, sejak 14 hari diberlakukannya surat edaran tersebut, pihaknya sudah memulangkan 26 orang pendatang yang ingin masuk ke kawasan Aceh Tengah.

Alasan dipulangkannya para pendatang tersebut adalah karena tidak mampu menunjukan surat bebas Covid-19 dari daerah asalnya dan mereka juga tidak mau ikut rapid test sesuai yang disarankan oleh Gugus Tugas.

Selain alasan tersebut, ada juga pendatang yang ditolak karena mereka tidak diterima oleh masyarakat setempat dan ada lagi yang ditolak karena arah tujuan mereka yang tidak jelas.

"Sejak diberlakukannya Surat Edaran Bupati tersebut, kita sudah memulangkan sekitar 26 orang pendatang yang ingin masuk ke Aceh Tengah, dengan alasan, tidak mampu menunjukkan surat bebas Covid dan tidak bersedia melakukan rapid test sebagaimana yang kita sarankan, ada juga yang ditolak karena oleh masyarakat dan ada juga yang tujuannya tidak jelas," ujar Yunasri, Rabu (24/6/2020).

"Mayoritas pendatang yang kita pulangkan tersebut berasal dari sumatera utara," pungkas Yunasri.

Yunasri pun berharap kepada para pendatang yang ingin masuk ke Aceh Tengah, maka harus melengkapi kelengkapan administrasi terkait ketentuan yang berlaku tentang masa transisi menuju tatanan hidup New Normal.

Kelengkapan administrasi tersebut, lanjut Yunasri lagi, kelengkapan identitas kependudukan, menunjukkan surat keterangan bebas Covid berupa hasil rapid test atau real team Polease Chain Reaction (PCR)/SWAB dan surat pernyataan oleh penanggung jawab yang diketahui oleh Reje (Keuchik) atau Camat setempat.

Penulis:CR Robby
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...