Masyarakat Diminta Berani Laporkan Kasus Asusila ke Polisi

ilustrasi

Banda Aceh, Acehportal.com - Pihak kepolisian mengimbau sekaligus mengajak masyarakat agar berani serta tidak takut untuk melaporkan kasus asusila (kejahatan seksual dan lainnya) yang terjadi di wilayahnya.

Hal ini diminta oleh Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito kepada masyarakat, Senin (22/6/2020), tak terkecuali terhadap keluarga korban kejahatan seksual itu sendiri.

"Saat ini banyak kasus kejahatan seksual yang terjadi di Aceh tetapi tidak berani dilaporkan oleh pihak keluarga, terutama korbannya sendiri sehingga masih banyak yang belum terungkap," ujar Direktur.

Menurutnya, jumlah kasus kejahatan seksual terhadap anak yang dilaporkan ke pihak kepolisian sejak Januari sampai dengan Juni 2020 berjumlah 127 kasus.

Saat ini pun diduga masih ada banyak korban yang enggan melaporkan kejahatan seksual itu ke polisi karena beberapa faktor.

"Seperti contohnya rasa takut yang dialami korban dan keluarga, trauma mendalam, malu dan lainnya. Terutama pada korban di bawah umur, mereka takut mengaku kepada keluarganya," ungkap Agus.

Padahal, jika korban kejahatan seksual tak melaporkan kasus tersebut ke kepolisian, para pelaku (khususnya predator anak) akan lebih leluasa bergerak melancarkan aksi bejatnya tersebut.

"Artinya tidak ada efek jera bagi para pelaku kejahatan seksual ini, mereka terus beraksi hingga banyak generasi muda Aceh yang dirusak, kita pun berharap para pelaku ini dapat dihukum setimpal hingga jadi efek jera dan tak ada kasus lainnya," tegas mantan Dir Resnarkoba Polda Aceh ini.

Apalagi, sambung Direktur, korban kejahatan seksual seperti pencabulan atau sodomi dan sejenisnya berpotensi melakukan kejahatan yang sama di kemudian hari, jika tidak dilakukan penanganan yang serius, terutama pemulihan psikologis korban.

"Dari korban bisa menjadi pelaku nantinya yang memunculkan korban baru lainnya. Oleh karena itu kita berharap dan mengimbau masyarakat untuk tidak takut melaporkan kasus kejahatan seksual yang terjadi di wilayahnya," ungkapnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...