Senior Agency Manajer Perusahaan Asuransi: Perkara Bisnis Pak Nazarudin Belum Tepat Dipolisikan

Senior Agency Manajer Perusahaan Asuransi, Syamsul Kamal

Meulaboh, Acehportal.com - Pasca pelaporan dugaan penipuan yang di lakukan oleh seorang direktur di perusahaan Asuransi cabang Meulaboh, mendapatkan bantahan oleh rekan bisnisnya yakni Syamsul Kamal marketing (Senior Agency Manajer) diperusahaan tersebut.

Dirinya menilai pasca laporan yang dilakukan oleh Nazaruddin, pada pekan lalu ke SPKT Polres Aceh Barat, terkait dugaan penipuan yang dilakukan AL (Agency director ) itu dinilai belum tepat dipolisikan.

"Saya sedikit terkejut ketika mendapat informasi bahwa pak Nazaruddin telah memperkarakan proses bisnisnya sendiri, karena hal tersebut tidak hanya menghambat proses pengembangan akan tetapi juga berakibat pada kerugian besar bahkan tidak tertutup kemungkinan bisa tutup kantor. Apalagi masalahnya dibawa ke ranah hukum  pidana yang membuat kesan sangat buruk dimata public," kata Syamsul Kepada Acehportal.com, Minggu (21/6/2020).

Ia menjelaskan, dasar hukumnya terdapat dalam Pasal 19 Ayat 2 Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang berbunyi tidak seorang pun atas putusan pengadilan boleh dipidana penjara atau kurungan berdasarkan atas alasan ketidakmampuan untuk memenuhi suatu kewajiban dalam perjanjian utang piutang.

Perjanjian utang piutang adalah suatu perbuatan hukum perdata yang diatur dalam Pasal 1313 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) terjemahan Prof. Subekti yang didefinisikan sebagai berikut.

Suatu perjanjian atau suatu perbuatan yang mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang atau lebih Permasalahan antara Nazarudin dan AL, lebih kuat mengarah pada Hukum perdata, apalagi Perjanjian antara kedua belah pihak tersebut dibuat dihadapan pihak notaris yang butir-butir perjanjiannya tertuang dalam akte notaris.

Maka kata Syamsul, belum tepat jika masalah utang piutang ini disangkakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, karena  substansi dari tindak pidana penipuan adalah jelas berbeda dari suatu perjanjian yang merupakan perbuatan hukum perdata. Meskipun ada memang celah hukum untuk dapat diproses secara pidana,namun harus ada perbuatan (actus reus) dan niat jahat (mens rea) dalam terpenuhinya unsur-unsur pasal pidana tersebut.

"Sebenarnya sih, tidak ada dasar ketentuan yang melarang siapapun untuk membuat pengaduan atau  melaporkan masalah utang piutang ke pihak kepolisian, tetapi menggunakan jalur pidana merupakan upaya yang tidak tepat menurut hukum. Sebab, masalah utang piutang adalah masalah perdata bukan pidana," ungkapnya.

"Saya tahu betul dengan Nazarudin, dia  adalah teman dekat saya, banyak binis kami jalanlankan secara bersama-sama, tapi beliau bisa dikatan lebih hebat dan cepat dalam menangkap peluang bisnis dibanding saya, termasuk pada bisnis yang saat ini telah diperkarakan itu," ceritanya.

Sementara itu Nazaruddin, memilih dua peran dalam bisnis yang dijalankan yaitu sebagai Investor (Pemilik Modal) dan sebagai manajer marketing  yang mana pasti lebih besar keuntungan bila bisnis ini dikembangkan dengan baik dan berhasil. Sementara Syamsul hanya satu peran yaitu sebagai marketing (Senior Agency Manajer).

"Oleh karena itu, menurut hemat saya membuat laporan atau pengaduan ke polisi adalah hak semua orang dan belum tentu perkara tersebut dapat naik ke proses peradilan. Disinilah peran dan integritas penegak hukum, yaitu kepolisian, kejaksaan, advokat, dan hakim diharapkan untuk tidak merusak sistem peradilan yang ada dengan memidanakan suatu perbuatan hukum perdata.

Disisi lain, melalui media ini saya sampaikan kepada pihak Al, selaku penanggung jawab dalam bisnis kemitraan yang telah membangun komitmen untuk menciptakan bisnis yang benar-benar saling menguntungkan, walaupun semua pihak menyadari bahwa situasi yang keuangan yang sulit saat ini, tapi pasti ada alternatif lain untuk bisa membantu pak nazarudin mengurangi bebannya.

"Jangan sampai  pak nazarudin semakin terbeban dengan masalah keuangan yang  telah diinvestasikan tersebut, karena dirinya juga punya potensi celah hukum untuk menuntut ibu AL, (Agency director) dengan mengajukan gugatan wanprestasi atau ingkar janji ke pengadilan,"pungkasnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...