Polisi Ungkap Sindikat Pencurian Mobil Antar Kabupaten

Ilustrasi

Banda Aceh, Acehportal.com - Personel Sat Reskrim Polres Lhokseumawe mengungkap jaringan sindikat pencurian mobil, Jumat (29/6/3020) kemarin di kawasan Gampong Beurandang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dia orang tersangka berinisial AH alias Adi (37) dan MH (37) yang merupakan warga Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

"Pengungkapan kasus ini dilakukan atas laporan terakhir dari korbannya yakni pada 12 Desember 2019 lalu, sindikat ini diduga kuat juga menampung mobil curian," ujar Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, Sabtu (20/6/2020).

Direktur menjelaskan, korban terakhir yang kehilangan mobil adalah M Yusuf Kader (59), warga Lhokseumawe. Dimana, pada Desember 2019 lalu dirinya terbangun dari tidur dan mengetahui mobil jenis Isuzu pikap miliknya bernomor polisi BL 8117 DE telah hilang di garasi rumah.

"Pelaku merusak kunci garasi rumahnya dan mencuri mobil, korban pun akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi," katanya.

Sat Reskrim Polres Lhokseumawe yang selama ini melakukan penyelidikan akhirnya berhasil mengungkap kasus tersebut. Dimana, petugas menemukan gudang penampungan mobil curian dari sindikat pencurian mobil antar kabupaten.

"Di dalam gudang itu ditemukan sejumlah bodi mobil, mobil pikap dan lainnya yang tak sesuai dengan surat. Kasus ini masih dikembangkan lebih lanjut termasuk dengan berkoordinasi dengan Polres jajaran lainnya," tambah Direktur.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil pikap, 24 lembar STNK mobil, 7 eks Buku Uji KIR, sejumlah bodi mobil, mesin dan lainnya.

Para pelaku pun dijerat dengan Pasal 480 Jo Pasal 55 jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...