Penyaluran BLT Gampong Padang Seurahet Diduga Tak Jelas, Emak-emak Seruduk Kantor Keuchik

Warga Gampong Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat lakukan aksi protes BLT-DD ke Kantor Keuchik setempat, Jumat (19/6/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Ratusan warga Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat melakukan aksi protes ke Kantor Keuchik setempat terkait penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dinilai tidak tepat sasaran.

Sebelumnya, aksi protes yang didominasi ratusan emak-emak itu sempat mendatangi Kantor Camat Johan Pahlawan. Karena tidak mendapat kejelasan disana, maka ratusan emak-emak tersebut melakukan aksi protesnya ke kantor keuchik setempat untuk meminta kejelasannya.

"Hari ini kami menuntut hak kami terkait dana BLT, karena yang kami tahu dana BLT itu ada, tapi kenapa tidak disalurkan kepada kami, apakah tidak semua berhak mendapatkan dana tersebut atau memang ada kepentingan lainnya," kata Nurjani, salah satu warga Padang Seurahet kepada Acehportal.com, Jumat (19/6/2020).

Ia menjelaskan, kedatangan warga ke Kantor Keuchik dilakukan guna menuntut hak mereka, dimana mereka menilai penyaluran dana BLT-DD menurutnya tidak sesuai aturan dan regulasi yang ada.

Pasalnya, ada beberapa penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tetapi justru malah dapat juga sehingga yang berhak mendapatkan sudah tidak ada kebagian.

"Nah yang membuat kami kesal, warga yang selayaknya menerima bantuan Covid-19 tersebut malah belum tersalurkan, sementara pendataan sudah dilakukan, kami yang tidak menerima bantuan PKH dan Bansos apapun malah tidak dapat," sesal Nurjani.

Sementara itu, katanya, pada saat warga menanyakan kepada Keuchik terkait dana BLT, mereka seperti saling melempar bola. Dalam artian, Keuchik bilang kepada kepala dusun, kepala dusun bilang tanya sama Keuchik.

Berdasarkan hal tersebut lah para emak-emak ini melakukan aksinya ke Kantor Keuchik lantaran kesal tidak ada adanya kejelasan dan transparan.

"Kami mau minta keadilan, bagaimana nasib kami ini dan harapan kami kalau memang dana itu berhak kami dapatkan segera disalurkan, jangan pilih-pilih kasih seperti anak kandung dan anak tiri, jangan karena lihat rumah besar tidak dapat BLT, tapi dampak Covid-19 ini semua warga merasakan," pungkasnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...