Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Aceh Barat Bangun Jalan Daerah yang Terisolir

Jalan yang sedang dibangun yang nantinya akan menghubungkan antara Kecamatan Panton Re dengan Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat. (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membuka jalan baru dengan menerobos perbukitan yang menghubungkan antara Gampong Antong, Kecamatan Panton Re dengan Gampong Lango, Kecamatan Pante Ceureumen.

Dimana, jalur tersebut dinilai bisa meningkatkan gairah ekonomi serta akses baru bagi warga pedalaman itu.

“Target kita tahun ini selesai, jadi jika ini cepat selesai maka pertumbuhan ekonomi masyarakat pun akan ikut meningkat. Apalagi, jalur baru ini juga termasuk jalan lingkar atau ringroad yang terkoneksi ke seluruh jalan di kabupaten ini,” kata Kadis PUPR Aceh Barat, Kurdi, Senin (15/6/2020).

Ia menjelaskan, pembangunan jalan Antong- Lango ini merupakan tahapan lanjutan kegiatan tahun 2018-2019 yang dulunya dikerjakan TNI melalui program TMMD Kodim 0105/Aceh Barat dan berhasil membuka jalan baru sepanjang 3,6 kilometer selama dua tahun belakangan ini.

Selain itu, penyelesaian pembangunan jalan penghubung antara Pante Ceureumen dengan Panton Re ini juga akan kembali diperbantukan oleh Kodim 0105 melalui program TMMD tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2020, tetapi hanya menangani 2,2 kilometer saja.

"Untuk keseluruhan total luasannya yang direncana kurang lebih panjangnya 14,5 kilometer. Sekitar 8 kilometer lagi yang perlu dilakukan terobosan dan itu sudah berjalan beberapa hari ini, kita tangani sekitar 5,5 kilometer dengan pagu 6,5 miliar sementara Kodim 0105 lewat TMMD akan menangani 2,2 Km, pagunya 1 miliar," katanya.

Disebutkan, untuk proses pengerjaannya rencana akan dikerjakan secara bertahap hingga ke jenjang pengaspalan yang mungkin terealisasi pada tahun depan karena ada beberapa tahapan  yang dilakukan termasuk peningkatan bodi dan badan jalan, serta ada tahap penimbunan pasir.

Selain itu, pada bagian pinggir jalan ini juga akan dibangun saluran sehingga pembangunan ini akan tampak sempurna. "Dengan begitu, mobilitas sawit yang dulunya sulit masuk jadi bisa masuk ke kawasan tersebut melalui jalan ini," tambahnya.

Apalagi, jika pembangunan jembatan Sawang Teube- Alue Peudeng yang tengah proses pengerjaan tuntas di tahun 2021 ini, maka akan ada dua arah jadi dampak besarnya ekonomi masyarakat bisa lebih terberdayakan.

"Kalau program ringroad dan jembatan Sawang Teube-Alue Peudeng bisa difungsionalkan tahun depan sebagaimana ditargetkan, maka semua akses terbuka terutama di daerah pedalaman itu. Jadi sisi mobilisasi bisa meningkat begitu juga ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...