Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Kampar, Pilot Gunakan Kursi Lontar

Bidik layar video amatir jatuhnya pesawat tempur TNI AU. Pesawat diketahui sebagai BAE Hawk 209 dengan nomor registrasi TT-0209. (Tangkapan layar di KOMPAS TV)

Jakarta - Pesawat tempur milik TNI AU jatuh di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (15/6/2020). Dari kesaksian warga, pilot yang menerbangkan pesawat tersebut berhasil selamat setelah menggunakan kursi lontar.

"Pilotnya pakai kursi lontar jatuh ke atap rumah warga sekitar 50 meter dari lokasi pesawat jatuh," kata Anto (43), warga setempat. Sebelum pesawat tempur milik TNI AU tersebut jatuh, ia mengatakan, warga sempat melihat pesawat itu berputar-putar di udara.

"Istri saya waktu itu lihat pesawat melayang-layang di atas, terus jatuh dekat rumah warga," kata Anto (43), salah seorang warga setempat, kepada Kompas.com di lokasi kejadian.

Sementara itu, menurut kesaksian warga lainnya bernama Dedi Sukisman, sebelum pesawat jatuh, terdengar adanya suara ledakan. Saat dilihat, api sudah berkobar di badan pesawat.

"Kami melihat ada yang tercampak dari badan pesawat," kata Dedi. Setelah terjadi ledakan itu, pesawat kemudian terlihat mulai terbang rendah, hingga akhirnya jatuh tepat di rumah warga. "Jadi sebelum pesawat jatuh, kami melihat sudah berapi pesawat itu," kata Dedi.

Jatuh Secara terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Fajar Adriyanto saat dikonfirmasi mengatakan, pilot yang menerbangkan pesawat berhasil selamat setelah melontarkan diri menggunakan ejection seat atau kursi lontar.

Pilot tersebut saat ini juga sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut. "Saat ini berada di RSAU dr Soekirman Lanud Rsn Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Fajar dalam keterangan tertulis yang disampaikan TNI AU pada Senin pagi.

Hingga saat ini, lanjut dia, belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat tempur tersebut.

Adapun identitas pilotnya diketahui bernama Lettu Pnb Apriyanto Ismail dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Sedangkan pesawat tempur yang digunakan berjenis BAE Hawk 209 dengan nomor registrasi TT-0209.

Sumber:Kompas.com
Rubrik:News

Komentar

Loading...