Lapak Asik BPJamsostek Dapat Apresiasi dari DPR RI dan DJSN

Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto mendampingi anggota DPR RI dan DJSN. (Ist)

Lhokseumawe, Acehportal.com - Layanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK) BPJAMSOSTEK mendapat apresiasi dari pimpinan Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena dan anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

Kepala Kantor BPJamsostek Lhokseumawe, Zeddy Agusdien, Senin (15/6/2020) mengatakan, pihaknya berusaha keras memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk peserta dengan mengedepankan protokol Covid-19.

Kemudian ia menyebutkan, meningkatnya jumlah peserta yang mengajukan klaim JHT tidak menghambat pelayanan diberikan.

Kantor Cabang Lhokseumawe juga memberikan pelayanan secara offline yaitu   menyediakan bilik- bilik yang dilengkapi layar monitor yang terhubung dengan petugas melalui video call untuk melakukan verifikasi data, dimana tetap mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Selain itu kami juga mewajibkan penggunaan face shield, masker, sarung tangan untuk security, menyediakan kursi yang berjarak, tempat mencuci tangan, uv box sterilizer berkas untuk kanal offline dan setiap peserta yang datang akan dilakukan pengecekan suhu badan menggunakan thermogun.” papar Zeddy.

Sambungnya, pihaknya telah menyediakan berbagai kanal klaim yang dapat digunakan oleh peserta melalui protokol yang terdiri dari kanal online, offline dan kolektif.

Pandemi Covid-19 berdampak negatif bagi perekonomian Indonesia, khususnya dunia usaha, sehingga banyak pemberi kerja yang terpaksa harus mem-PHK tenaga kerjanya.

Hal tersebut diperkirakan akan berdampak pada peningkatan klaim program Jaminan Hari Tua (JHT) yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Menyikapi hal tersebut Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto melalui Zeddy Agustien Kepala Kantor BPJamsostek Lhokseumawe mengungkapkan, pada awal bulan Juni ini, secara nasional klaim telah mencapai angka di atas 921 ribu kasus dan akan terus meningkat.

Namun dirinya menyatakan bahwa BPJAMSOSTEK telah siap untuk menghadapi gelombang PHK di tengah pandemi ini. BPJAMSOSTEK telah menyediakan berbagai kanal klaim yang dapat digunakan oleh peserta melalui protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK), yang terdiri dari kanal online, offline dan kolektif.

“Protokol LAPAK ASIK yang telah diperkenalkan sejak bulan Maret lalu melalui kanal online antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id, terus disempurnakan. Bahkan kini peserta yang mengalami kesulitan mengakses LAPAK ASIK online, dapat dilayani langsung di kantor cabang BPJAMSOSTEK di seluruh Indonesia, karena LAPAK ASIK juga memiliki kanal offline, namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” jelasnya.

Lanjutnya, demi memastikan pelayanan LAPAK ASIK offline berjalan dengan baik, pihaknya melakukan peninjauan langsung ke lapangan bersama dengan pimpinan komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena dan beserta anggota M. Yahya Zaini, anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Subiyanto Pudin, Indra Budi Sumantoro dan Paulus Agung Pambudhi serta perwakilan dari Kemenko PMK pada hari Jum'at di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Cikokol, Tangerang

“LAPAK ASIK offline ini tetap tidak mempertemukan petugas BPJAMSOSTEK dan peserta secara langsung. Kantor cabang BPJAMSOSTEK menyediakan bilik- bilik yang dilengkapi layar monitor yang terhubung dengan petugas secara video conference untuk kebutuhan komunikasi dan verifikasi data. Melalui metode ini, setiap petugas Customer Service Officer (CSO) melayani 4-6 orang sekaligus dalam waktu bersamaan, sehingga metode pelayanan ini disebut "One to Many,” Paparnya.

Ia menyebutkan, metode One To Many, Kemampuan produksi untuk meyelesaikan klaim meningkat lima kali lipat dan phsycial distancing tetap terjaga. Saat ini sudah kita implementasikan hampir di seluruh cabang BPJS Ketenagakerjaan seluruh Indonesia, terutama untuk kantor-kantor yang punya ruang memadai. Untuk kantor-kantor yang kecil masih dilakukan dengan cara one to one tapi tetap memperhatikan physical distancing.

Selain itu BPJAMSOSTEK juga memberikan kemudahan klaim bagi peserta melalui kanal  LAPAK ASIK kolektif. Fasilitas ini ditujukan kepada perusahaan skala besar maupun menengah yang terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen tenaga kerjanya. Dengan adanya klaim kolektif ini pihak perusahaan dapat mengakomodir klaim seluruh karyawan yang ter-PHK dengan menunjuk satu orang perwakilan.

Anggota DJSN, Agung Pambudhi mengungkapkan kekagumannya setelah melakukan tinjuan. Dirinya sangat terkesan dengan para petugas yang memberikan pelayanannya dengan penuh simpati. Selain itu saya juga berharap BPJAMSOSTEK terus melakukan peningkatan pelayanan sehingga peserta dapat semakin terbantu.

Ia menambahkan, BPJAMSOSTEK perlu lebih gencar melakukan sosialisasi dan edukasi terkait transformasi pelayanan ini, sehingga para peserta akan semakin memahami tata cara baru pelayanan BPJAMSOSTEK di era new normal.

Tak hanya mempersiapkan berbagai protokol layanan menyambut era new normal, BPJAMSOSTEK juga telah mempersiapkan beragam protokol kesehatan di internal yang mengatur interaksi dan aktivitas antar karyawan BPJAMSOSTEK.

“Meski menyediakan kanal klaim offline, namun saya mengimbau kepada seluruh peserta BPJAMSOSTEK untuk tetap sebisa mungkin berada di rumah dan menggunakan kanal online yang telah kami disediakan, jika ingin klaim. Karena prosesnya lebih mudah dan mengurangi potensi terpapar virus Covid-19.

Selain itu peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas tracking klaim untuk mengetahui perkembangan proses klaim yang sedang mereka ajukan. Semoga dengan kita mematuhi aturan pemerintah, pandemi ini bisa segera berakhir dan ekonomi Indonesia dapat kembali seperti sedia kala,” pintanya.

Penulis:CR Mulyadi
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...