Pansus DPRK Aceh Barat Temukan Alkes Miliyar Rupiah di RSU-CND Terbengkalai

Pansus DPRK Aceh Barat ke RSU-CND Meulaboh, ditemukan alat medis miliyaran rupiah yang tidak difungsikan, Kamis (11/6/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Panitia Khusus  (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat menemukan beberapa alat kesehatan (Alkes) yang terbengkalai di Rumah Sakit Umum Cut Nyan Dhien (RSU-CND) ditemukan pada saat melakukan inspeksi mendadak ke rumah sakit tersebut, Kamis (11/6/2020) kemarin.

Sidak itu ikut melibatkan tim pansus DPRK Aceh Barat yakni Said Riski Saifan sebagai Ketua Pansus, Meddradia Yugistira, Wakil Ketua dan Ahmad Yani, Sekertaris. Sementara anggota pansus yaitu Nasruddin, Muhammad, Tarmizi dan Zulfikar.

"Sidak bersama tim pansus DPRK Aceh Barat hari ini, untuk mengecek alat-alat kesehatan milik RSU CND Meulaboh, hasilnya, tim pansus menemukan sejumlah Alkes berharga miliaran rupiah seperti Cath Lab, Ektracorporeal Shock Wave Lithotrips (ESWL), pakaian tenaga medis, yang terbengkalai, dalam artian tidak difungsikan," kata Sekretaris Pansus, Ahmad Yani.

Ahmad Yani mengatakan, beberapa alat medis yang terbengkalai itu adalah pengadaan tahun 2017, 2018 dan 2019. Namun sayangnya, sampai saat ini sejumlah alat medis yang sudah ada itu tidak dimanfaatkan.

"Hari ini kami ingin tahu alat-alat yang terbengkalai itu rekomendasi siapa dan dokter spesialis mana, sehingga alkes tersebut sampai saat ini belum bisa digunakan, apakah ada unsur kesengajaan untuk pengadaan untuk alat-alat itu atau memang kepentingan lainnya," katanya.

Ia menambahkan, kalau memang sudah ada rekomendasi dokter spesialis dan SDM sudah lengkap serta tempatnya sudah tersedia menurut mereka baru dilakukan pengadaan alat-alat Alkes itu.

"Yang kita sayangkan disini adalah, SDM-nya belum siap, sementara sejumlah alat medis sudah didatangkan, sepertinya pengadaan ini sedikit amburadul, jadi untuk kedepan kita duduk kembali agar apa yang direncanakan bisa bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Selain itu, katanya, sejumlah alat Alkes yang sampai saat ini terbengkalai. Namun, pada saat diminta keterangan dari beberapa manajemen rumah sakit, antara manajemen dengan dokter jawabannya tidak singkron saat memberikan keterangan mengenai sejumlah alat medis itu.

Kendati demikian, pada saat Acehportal.com meminta keterangan Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Ramli mengatakan, melihat kondisi RSU CND saat ini dirinya ikut prihatin. Namun langkah baiknya nanti tim pansus DPRK Aceh Barat akan memanggil pihak rumah sakit untuk mencari solusi agar sejumlah Alkes itu tidak terbengkalai.

Menurutnya, jika tidak segera diatasi maka dampak yang paling buruk kedepannya adalah buruknya kualitas pelayanan di rumah sakit itu.

"Pansus ini tetap dilakukan, agar semua permasalahan di rumah sakit dapat diselesaikan, dan pelayanan rumah sakit menjadi optimal, serta sejumlah alat medis juga dapat difungsikan," katanya.

Yang pasti, dengan pansus ini nantinya dari berbagai temuan tim pansus akan dibahas dan memanggil manajemen rumah sakit, ia juga berharap Bupati Aceh Barat, Ramli MS segera mengambil sikap menyelesaikan berbagai persoalan di rumah sakit RSU-CND Meulaboh Aceh Barat itu.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...