Target selesai Tahun 2021, Jembatan Sawang Teube-Alue Peudeng Mulai Dibangun

Bupati Aceh Barat, Ramli MS meletakkan batu pertama pembangunan jembatan Sawang Teube-Alue Peudeng, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Kamis (11/6/2020). (Dani/Acehportal.com)

Meulaboh, Acehportal.com - Pembangunan jembatan rangka baja Sawang Teube-Alue Peudeng, Kecamatan Kaway XVI, tahap pertama tahun 2020 dimulai. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama (Ground Breaking) oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS, Kamis (11/6/2020).

Pembangunan jembatan penyeberangan antara Kecamatan Pante Ceureumen dengan Kaway XVI ini merupakan akses baru atau pengganti jembatan Ulee Raket yang sebelumnya roboh akibat terjangan banjir pada 30 Oktober 2019 lalu.

“Saya berharap dengan adanya pembangunan jembatan rangka baja ini bisa memperlancar akses masyarakat, kemudian jika pembangunan ini cepat selesai maka beban warga wilayah setempat juga cepat teratasi, kita doakan agar pembangunannya bisa berjalan lancar dan selesai cepat waktu," harap Ramli di sela-sela kegiatan tersebut.

Bupati juga mengatakan, dirinya ikut senang dengan pembangunan jembatan rangka baja tersebut. Dengan begitu, sarana transportasi alternatif bagi sebagian pelajar dan masyarakat lancar, sebab jalur utama yang selama mereka lalui antar dua kecamatan itu tak bisa dilewati lagi setelah roboh diterjang banjir pada tahun lalu.

"Apalagi daerah Kecamatan Pante Ceureumen merupakan salah satu daerah penghasil sawit, sehingga perlu percepatan pembangunan sarana transportasi baru supaya persoalan yang dulunya sering dikeluhkan warga teratasi, belum lagi soal hasil bumi yang sulit dikeluarkan," kata Bupati.

"Tidak dapat kita bayangkan kerugian rakyat tanpa adanya jembatan, maka persoalan itu harus segera kita akhiri dengan membuat jembatan baru. Sayang warga selama ini harus memutar jauh dan tentu mengeluarkan biaya tinggi," tambahnya.

Dikatakannya, jika jembatan ini tuntas dibangun dalam jangka dua tahun berarti jalurnya akan terkoneksi ke semua jalan di Aceh Barat. Sebab, jembatan Sawang Teube-Alue Peudeng ini terhubung dengan jalan Ringroad atau jalan lingkar yang mencakup ke seluruh kecamatan di daerah itu.

“Kalau jalan Ringroad selesai maka cakupannya meluas ke seluruh Aceh Barat, jembatan ini juga termasuk jalan lingkar, jadi program pembangunan jalan ini besar harapan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat terutama di pedalaman. Saya harap jembatan ini sudah dapat dilintasi pada tahun 2021 ini sebagaimana targetnya,” harap Ramli.

Sementara itu, Kadis PUPR Aceh Barat, Kurdi menyampaikan, pembangunan jembatan ini rencana akan dibangun secara tiga tahap dengan pagu keseluruhan sebesar Rp 31,5 miliar.  Dimana, tahap pertama dimulai tahun ini dengan dianggarkan dana sebesar Rp 12 miliar untuk pembuatan dua abutmen ditambah pilar tengah, disertai jalan dengan panjang 40 meter dan lebarnya 10 meter.

“Untuk tahap dua akan kita laksanakan tahun depan, dananya Rp 15 miliar untuk pemasangan dan pengadaan rangka baja. Insya Allah di tahun 2021 masyarakat sudah bisa melalui jembatan ini, tetapi akan kita fungsionalkan dengan lebih baik supaya jadi momen pembangunan bagus di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ramli-Banta pada lanjutan tahap akhir dengan menambahkan anggaran Rp 4,5 miliar,” tutupnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...