Mengaku sebagai Polisi, Pria Ini Ditangkap bersama Sepucuk Pistol Replika

Barang bukti sepucuk pistol replika (Air Softgun) beserta lainnya yang disita polisi. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe mengamankan seorang petani asal Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara yakni MN (32), Selasa (9/6/2020) sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Petugas menangkap MN di kawasan Gampong Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara atas perbuatannya yang mengaku sebagai anggota kepolisian bahkan menyekap sekaligus memeras seorang pelajar.

"Yang bersangkutan mengaku sebagai anggota Sat Resnarkoba dan melakukan pemerasan serta penyekapan terhadap korban yakni seorang pelajar berinisial AG (17), warga Aceh Utara," ujar Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, Selasa malam.

Agus menjelaskan, kejadian ini berawal saat korban sedang duduk di rumah temannya dan didatangi oleh tiga orang lelaki yang tak dikenal serta mengaku sebagai anggota polisi, Senin (8/6/2020) kemarin.

Salah seorang dari ketiganya mengatakan ada seseorang yang telah ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Mereka pun mengaku akan mengamankan korban AG, dimana salah seorang lainnya mengeluarkan sepucuk pistol yang ditodongkan ke korban.

"Korban dinaikkan ke atas motor dengan berboncengan tiga oleh dia pelaku, mata korban juga ditutup dengan baju yang dikenakan, sedangkan motor korban dibawa oleh seorang pelaku lainnya. Korban dibawa ke arah Jalan Lem Pipa dan dibawa ke suatu rumah, korban disuruh menghubungi orang tuanya," jelasnya.

Setelah menghubungi orang tua AG, salah satu pelaku berbicara dengan orang tuanya dan meminta uang tebusan sebanyak Rp 15 juta. Namun, orang tua AG mengaku tak punya uang sebanyak itu dan hanya memiliki uang sebesar Rp 2,8 juta.

"Pelaku kemudian menyuruh orang tua korban mengantar uang itu dan korban diserahkan kembali, namun motor dan kalung emas paun milik korban serta handphone dan dompet diambil," kata Dir Reskrimum.

Menerima informasi dan laporan ini, tim Unit V Sat Reskrim Polres Lhokseumawe langsung melakukan penyelidikan. Polisi pun berhasil mengidentifikasi ciri-ciri serta identitas para pelaku yakni MN, T serta NZ.

Tersangka MN, lanjut Direktur, merupakan pelaku utama dalam kasus ini. Sementara tersangka T dan NZ merupakan orang yang membantu, dimana NZ diketahui sebagai residivis kasus sabu dari Lapas Pekanbaru.

"Siang tadi anggota mengejar pelaku dan menangkap tersangka MN di salah satu bengkel di Aceh Utara, sementara lainnya masih buron. Saat penangkapan sempat berontak namun dapat diamankan," jelasnya lagi.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti sebuah motor Beat milik korban beserta handphone dan dompetnya. Selain itu, juga diamankan sepucuk pistol replika (Air Softgun) jenis Glock serta handphone, pisau, paket sabu dan lainnya.

"Kasus ini masih ditangani lanjut, pelaku dijerat Pasal 365 Subs Pasal 362 Jo Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun," tambah Kombes Pol Agus Sarjito.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...