Sat Lantas Nagan Raya Akan Tindak Tegas Pengurus Dam Truk yang Angkut Material ke PLTU 3-4 Jika Tak Patuhi Lalu Lintas

Sat Lantas Polres Nagan Raya bersama Pemkab dan Dinas Perhubungan setempat saat melakukan pengecekan di lokasi galian C di Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Kamis (4/6/2020). (Ist)

Sukamakmue, Acehportal.com - Sejumlah dam truk yang mengangkut material untuk pembangunan PLTU 3-4 terlihat masih membandel. Bak yang seharusnya ditutup dengan terpal saat mengangkut material masih tetap dibiarkan terbuka.

Akibat muatan melebihi tonase bongkahan tanah timbunan yang diangkut untuk pembangunan PLTU 3-4 tersebut membuat jalan menjadi berdebu. Jika hujan, jalan menjadi licin dan dampak tersebut bisa membahayakan bagi pengguna jalan.

Meski sebelumnya Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Nagan Raya telah menegur sejumlah awak dam truk yang mengangkut material itu agar menggunakan terpal penutup bak saat melakukan aktivitas pengangkutan, namun teguran tersebut tidak diindahkan oleh mereka.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno melalui Kasat Lantas, AKP Usman kepada Acehportal.com saat dikonfirmasi Kamis (4/6/2020) siang mengaku, sejumlah dam truk yang mengangkut material untuk pembangunan PLTU 3-4 yang melintasi jalan basional tepatnya di Gampong Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya sudah diberikan beberapa kali teguran.

"Sejauh ini pihak kita sudah melakukan upaya beberapa kali teguran kepada sopir dam truk yang tidak menggunakan terpal penutup saat melakukan pengangkutan, jika mereka tidak mengindahkan teguran kita, nantinya akan kita tindak tegas," tegas AKP Usman.

Ia menambahkan, hari ini pun Sat Lantas Polres Nagan Raya mendampingi Dinas Perhubungan (Dishub) serta Pemkab Nagan Raya melakukan pengecekan surat perizinan usaha galian galian C di beberapa tempat seperti di Gampong Babah Dua, Jembreng dan Simpang 4, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya.

Sedangkan Polantas di lokasi bertugas memberikan imbauan dan mengingatkan agar kendaraan dam truk yang mengangkut material galian C tersebur untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta tidak membawa muatan melebihi kapasitas.

"Muatan melebihi kapasitas akan membahayakan keselamatan pengendaraan bermotor, apalagi baknya tidak ditutupi terpal hal tersebut sangat membahayakan bagi pengguna jalan bermotor," pungkasnya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...