Puluhan Makam Tionghoa Terancam Hilang Akibat Tergerus Abrasi Pantai

Warga Tionghoa di Aceh Barat mengunjungi Lokasi Area Pemakaman di Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Senin (1/6/2020).

Meulaboh, Acehportal.com - Puluhan kuburan warga Tionghoa di area pemakaman Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat dalam kondisi yang memprihatinkan dan terendam air laut karena tergerus abrasi pantai.

Abrasi yang mengakibatkan puluhan kuburan Tionghoa terendam air laut itu sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir dan kondisi tersebut membuat warga Tionghoa kini semakin khawatir.

"Sudah dua pekan terakhir kondisi area pemakaman warga Tionghoa itu masih dalam kondisi memprihatinkan dan saat ini ada sekitar 20 makam yang mulai terseret arus laut akibat abrasi," kata Kechiek Gampong Suak Ribeu, Teuku Razali kepada Acehportal.com Senin (1/6/2020).

Sementara itu, katanya, warga Tionghoa melaporkan saat ini mereka sangat gundah dan berharap ada upaya penyelamatan dari pemerintah kabupaten setempat.

Menurutnya, jika tidak segera ditangani oleh pemerintah, tidak menutup kemungkinan puluhan makam yang tergerus abrasi ini akan hanyut lepas ke laut, ditambah lagi cuaca saat ini semakin memburuk.

"Saya sendiri juga prihatin melihat kondisi makam Tionghoa itu saat ini, jika tidak ada upaya penanganan serius atau secepatnya dari pemerintah kabupaten, puluhan makan tersebut akan terancam hilang karena tergerus abrasi pantai," katanya.

Selain itu, terjangan abrasi tersebut saban hari semakin meluas dan dampak dari abrasi tersebut bukan hanya makan saja yang tergerus. Sebagian besar saat ini sekitar 20 unit pondok kafe di tempat pantai wisata Gampong Suak Ribeu juga ikut amblas ke laut. Jika dirincikan, kerugian total mencapai puluhan juta rupiah.

"Saya berharap persoalan ini segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kabupaten setempat, sehingga abrasi pantai tidak semakin meluas," pintanya.

Penulis:Dani
Editor:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...