Polisi Tangkap Pencuri Sarang Walet di Aceh Utara

Tersangka dan barang bukti sarang walet yang dicuri diamankam polisi. (Ist)

Lhoksukon, Acehportal.com - Seorang lelaki berinisial SB (48), warga Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara diamankan polisi setelah tertangkap basah mencuri sarang burung walet di sebuah bangunan budidaya sarang Walet di Gampong Batu XII Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, Minggu (31/5/2020) siang.

Ia ditangkap saat bersembunyi di balik pintu lantai tiga bangunan. Polisi pun mengamankan barang bukti berupa sekantong plastik berisi sarang burung walet seberat 1,5 kilogram dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp 15 juta.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Cot Girek, Ipda Fikri Kurniawan mengatakan, peristiwa ini berawal saat Reza Maulana (20), anak dari pemilik usaha melaporkan menemukan kejanggalan jika sejumlah pintu bangunan sarang walet yang sudah dalam keadaan terbuka.

“Reza yang menemukan kejanggalan lalu meminta bantuan pihak Polsek untuk memeriksa hingga akhirnya menangkap basah pelaku,” ujar Kapolsek Ipda Fikri.

Kapolsek menjelaskan, bangunan sarang walet itu merupakan bangunan beton berlantai tiga, dimana lantai pertama disewakan sebagai tempat usaha butik. Dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku masuk ke bangunan dari pintu toko butik. Kepada pemilik toko tersangka juga mengatakan hendak mengecek sarang walet yang ada di lantai atas.

“Tersangka masuk menggunakan kunci cadangan yang ada padanya, ternyata tersangka ini pernah bekerja belasan tahun bersama almarhum pemilik usaha sarang burung ini, sejak tahun lalu ia tidak lagi bekerja,” jelasnya.

SB juga mengaku, kunci yang ada padanya sempat dibuang sebelum dirinya ditangkap. Dalam kasus ini, pemilik usaha ataupun ahli warisnya tak pernah mengetahui jika ada orang lain yang memegang kunci-kunci tersebut.

“Tersangka sudah ditahan di Mapolsek atas laporan korban, selain barang bukti 1,5 kilogram sarang burung walet juga diamankan barang bukti lain berupa satu tas berisi perkakas yang digunakan pelaku,” tambahnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...