Baru Dilantik, Kasat Resnarkoba Polresta Banda Aceh bersama Personelnya Tangkap 6 Pemilik Sabu

Empat dari enam tersangka yang diamankan Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Belum mencapai 24 jam perjalanan dinas di Polresta Banda Aceh, Kasat Resnarkoba, AKP Raja Aminuddin Harahap bersama personelnya menangkap enam tersangka pemilik serta pengguna sabu di Banda Aceh, Kamis (28/5/2020).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Raja Aminuddin Harahap mengatakan, penangkapan ini dilakukan atas laporan warga yang resah terhadap kegiatan para tersangka di lingkungan mereka.

"Penangkapan pertama terhadap empat tersangka tindak pidana narkotika jenis sabu dilakukan di sebuah rumah di kawasan Gampong Cadek, Aceh Besar. Keempat tersangka diringkus dengan barang bukti 1,01 gram sabu yang disimpan dalam bungkusan rokok milik tersangka," ujarnya Minggu (31/5/2020).

Mantan Kasat Resnarkoba Polres Aceh Besar dan Polres Pidie ini menjelaskan, keempat tersangka yang ditangkap adalah SHA (28), warga Gampong Neusu Aceh, RD (26), warga Gampong Pineung, TS (24), warga Gampong Cadek dan ZU (20), warga Gampong Ateuk Pahlawan.

Keempat tersangka ini diamankan sekitar jam 19.00 WIB dalam sebuah rumah dan saat penggeledahan, petugas menemukan dua bungkusan rokok yang berisi sabu seberat 1,01 gram yang dimasukkan dalam plastik bening.

"Salah satu tersangka, SHA mengakui sabu yang ditemukan adalah miliknya yang dibuang saat personel Sat Resnarkoba tiba di lokasi. Sebelum kami tiba dilokasi, barang bukti disimpan dalam saku depan baju tersangka SHA, namun begitu melihat kehadiran kami dia membuangnya ke lantai rumah," jelasnya.

Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti sabu yang ada dalam sebuah kotak rokok di halaman rumah. Ini, merupakan sisa dari para tersangka gunakan pada hari itu.

"SHA mendapatkan sabu ini dari warga Sibreh, Aceh Besar dengan cara membeli seharga Rp 400 ribu. Saat ini si penjual sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh," tegasnya.

Selain empat tersangka, polisi juga meringkus dua pengguna sabu lainnya di hari yang sama, tepatnya di depan Pasar Sehat Gampong Mon Singet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

"Saat ditangkap terhadap tersangka ME (19) warga Aceh Timur dan SR (23) warga Aceh Besar ditemukan barang bukti sabu seberat 30,34 gram yang terdiri sari sembilan paket," ungkapnya.

Raja mengatakan, saat itu pihaknya sedang melakukan penyamaran sebagai pembeli (undercover buy) terhadap kedua tersangka yang menurut informasi warga, sering memperjualbelikan narkotika.

"Personel setelah melakukan penyelidikan, dilanjutkan dengan melakukan undercover buy pada waktu itu dengan memesan narkotika jenis sabu pada tersangka ME sebanyak 1 paket kecil dan perjalanan waktu ME dan SR tiba di lokasi yang mengendarai motor merk Honda Beat tiba di TKP untuk menjumpai petugas," ungkapnya lagi.

Saat bertemu dengan petugas yang menyamar sebagai pembeli, kedua pelaku langsung ditangkap beserta barang bukti satu paket kecil sabu di dalam baju yang dipakai oleh tersangka ME.

Setelah diinterogasi, petugas kembali menemukan sabu lainnya yang disimpan di bagian dapur rumah milik SR dengan ditutupi menggunakan tumpukan batu bata.

"Tersangka ME dan SR mengakui barang bukti sabu tersebut di peroleh dari SY (DPO) seberat setengah ons (50 gram) untuk dijual kepada orang lain dengan harapan mendapatkan uang yang lebih banyak, namun keduanya sudah menyerahkan uang kepada SY sebesar Rp 9 juta," tuturnya.

Tersangka SR, lanjut Kasat, juga telah menjual sabu kepada orang lain sebanyak satu sak dan saat ini uangnya telah digunakan oleh kedua tersangka untuk kebutuhan mereka.

"Saat ini, keenam tersangka mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 114 ayat (2) dari UU Nomor 35 tahun 2009 tentan Narkotika dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun," tambah Raja.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...