Banjir Rendam Lima Desa di Aceh Tengah, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir melanda sebagian wilayah di Pidie Jaya Selasa (28/4/2020) malam telah merendam ribuan rumah masyarakat. (Ist)

Takengon, Acehportal.com - Hujan lebat pada Jumat dini hari menyebabkan banjir terjadi di lima di Kabupaten Aceh Tengah.

Kasi Kedaruratan BPBD Aceh Tengah Iqbal mengatakan kelima desa tersebut masing-masing adalah satu desa di Kecamatan Bebesen yakni Kampung Mongal dan Empat desa di Kecamatan Kebayakan yaitu Kampung Gunung Balohen, Paya Reje, Lot Kala, dan Kampung Kala Lengkio.

"Air mulai naik pukul 00.30 WIB sampai pukul 4.00 WIB baru surut. Tinggi air mencapai pinggang orang dewasa," kata Iqbal di Takengon, Jumat.

Menurutnya perkiraan sementara rumah-rumah warga yang terendam banjir hampir mencapai seratus rumah di lima desa tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini, namun mayoritas warga tak bisa lagi menyelamatkan harta benda dan perabotan rumah tangga mereka dari genangan air.

"Tadi malam ada yang mengungsi sementara, itu di wilayah Mongal, Gunung Balohen, dan Lot Kala, karena banjir mencapai pinggang orang dewasa," tutur Iqbal.

"Di Mongal ada sekitar 20 KK yang mengungsi, itu yang kami tahu sementara, karena kami terus keliling memantau. Kemudian di Kampung Lot Kala sekitar 15 KK, di Lot Kala ini rumahnya sudah tinggi-tinggi, mereka nampaknya sudah antisipasi karena sering banjir. Terus di Kampung Gunung Balohen sekitar 9 KK, itu data sementara, sebutnya.

Hingga saat ini kata Iqbal pihaknya masih terus mendata wilayah desa terdampak banjir untuk mendapatkan data valid sembari melakukan penanganan pasca banjir.

"Untuk penanganan hari ini yang bisa kita bersihkan kita bersihkan. Ini juga ada longsor di Paya Reje Tami Delem, longsor di badan jalan, ini juga kami tangani dulu. Kemudian juga ada saluran irigasi tersumbat, ini juga jadi salah satu penyebab air meluap," ujarnya.

Iqbal menjelaskan banjir yang terjadi juga dipicu oleh luapan air dari tiga sumber saat hujan deras mengguyur.

Ketiga sumber luapan air tersebut kata dia adalah dari Kampung Paya Tumpi, Mongal, dan Kampung Paya Reje.

"Jadi air turun dari tiga arah sumber air. Semua air itu tertumpu ke Kampung Lot Kala, Lot Kala ini lah imbas paling besar, karena semua air bermuara kesitu," sebut Iqbal.

Sumber:Antara
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...