Tiga Kakankemenag Absen

Pasca Idul Fitri, Kehadiran Pegawai Kanwil 99,6 Persen

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin. (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Pada hari pertama kerja pasca lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah, sebanyak 239 dari 240 pegawai Kanwil Kemenag Aceh masuk kantor sebagaimana biasanya, Selasa (26/5/2020).

Sementara itu, satu orang pegawai yang tidak masuk kantor dalam keadaan sakit. Sehingga jumlah pegawai Kanwil Kemenag Aceh yang masuk kantor sebanyak 99,6 persen.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin mengatakan, sebelumnya pimpinan unit masing-masing telah memberitahukan kepada seluruh pegawai untuk beraktivitas sebagaimana biasanya pada hari ini.

Saifuddin menjelaskan, seluruh pegawai juga diwajibkan mengisi absensi kehadiran di hari pertama kerja pasca lebaran. Laporan kehadiran itu akan dilaporkan ke Inspektorat Jenderal Kemenag RI sebagaimana ditegaskan dalam surat  Plt Inspektur Jenderal Kemenag RI nomor: B-537/rJ/PS.00.5to5t2020 tentang Pengawasan Kehadiran pegawai pasca Lebaran.

Selain itu, Plt Kakanwil Kemenag Aceh, Djulaidi bersama Kepala Bagian Tata Usaha juga melakukan absensi para Kankamenag kabupaten/kota se Aceh.

"Absensi dilakukan dengan virtual meeting bersama para Kankamenag dan Kasubbag TU Kankemenag kabupaten/kota," katanya.

Pada rapat tersebut, Kakankemenag Subulussalam, Marzuki Ansari diketahui tidak ikit rapat dan diwakili oleh Marwan selaku Kasubbag TU Kankemenag Kota Subulussalam.

Berdasarkan laporan dari Kasubbag TU Kankemenag Kota Subulussalam dalam virtual meeting tersebut, Marzuki sedang berada di salah satu pesantren.

Namun, setelah dikonfirmasi oleh pihak Kanwil Kemenag Aceh ke salah satu pegawai Kankemenag Subulussalam diketahui, ia tidak masuk Kantor pada hari pertama pasca libur lebaran tanggal 26 Mei 2020 dan melakukan mudik yang telah dilarang melalui SE Menag RI Nomor 7 dan SE Menag RI Nomor 13 Tahun 2020.

Sedangkan Kakankemenag Aceh Singkil, Salihin Mizal, lanjutnya, juga tidak masuk kantor hari ini. Ia mengikuti virtual meeting dari kampung halamannya di Aceh Selatan.

"Kepala Kemenag Aceh Singkil juga tidak mengindahkan edaran Menteri Agama untuk tidak mudik tanpa izin dari atasan," ungkapnya lagi.

Sementara Kepala Kakankemenag Lhokseumawe, Boihakki tidak ikut virtual meeting. Berdasarkan laporan dari Kasubbag TU dalam rapat tersebut, Boihakki saat virtual meeting berlangsung sedang menerima tamu di kediamannya di Krueng Geukueh, Aceh Utara.

"Sesuai tugas dan fungsi kita harus berada di lokasi kerja sesuai regulasi. Maka, untuk memenuhi unsur itu agar kami dapat mempertanggangung jawabkannya ke pusat," kata Saifuddin.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...