Forkopimda Aceh Tinjau Pos Pelayanan Lebaran di Banda Aceh dan Aceh Besar

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada dan Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin beserta pejabat lainnya saat meninjau Pos Pelayanan Lebaran di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Sabtu (23/5/2020) malam. (Hafiz Ersansyah/Acehportal.com)

Banda Aceh, Acehportal.com - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh melakukan pengecekan dan peninjauan Pos Pelayanan Lebaran Tahun 2020 di sejumlah titik yang berada di kota Banda Aceh dan Aceh Besar, Sabtu (23/5/2020) malam.

Kegiatan rutin setiap tahun ini dihadiri langsung Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang didampingi Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, Pangdam IM, Mayjen TNI Hassanudin, Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin dan lainnya.

Selain itu, turut hadir Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto didampingi Dandim 0101/BS, Kolonel Inf Hasandi Lubis dan para pejabat lainnya.

Pemantauan Pos Pelayanan Lebaran tahun ini dilakukan terpisah, dimana sebagian unsur Forkopimda memantau pos yang ada di lokasi lain, sementara rombongan Plt Gubernur Aceh, Kapolda Aceh dan lainnya menuju pos di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Sebelum melakukan pengecekan dan peninjauan tersebut, rombongan Forkopimda Aceh awalnya berkumpul di Mapolda Aceh dan berangkat bersama menuju titik pos menggunakan bus dan kendaraan lain beserta pengawalan.

Tiba di Pos Pelayanan Lebaran Ulee Lheue, rombongan Plt Gubernur beserta Kapolda Aceh dan lainnya disambut langsung Kapolresta dan Kapolsek setempat beserta pihak lainnya. Rombongan Forkopimda menyapa para petugas jaga yang ada di pos dan menyerahkan bingkisan.

Setelah sempat berbincang sesaat dengan para petugas dan komandan jaga di pos tersebut, rombongan Forkopimda Aceh kemudian kembali lagi ke Mapolda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan, peninjauan ini dilakukan rutin seperti tahun sebelumnya. Namun, tahun ini sedikit berbeda karena adanya wabah Corona (Covid-19) yang kini sedang melanda.

Namun, dirinya mengaku ada hikmah di balik musibah ini. Contohnya adalah tidak beroperasinya angkutan umum jenis busuk dan sebagainya antar provinsi dan kabupaten atau kota.

"Malam ini bisa antar kabupaten antar provinsi nol tidak beroperasi, antar kabupaten per hari ini hanya empat dan itu pun tidak penuh penumpangnya. Jadi ada relaksasi transportasi di Aceh, mudah-mudahan ini bisa menjadi transmisi Covid-19 di Aceh," ujarnya.

Seperti diketahui memang, saat ini Aceh merupakan provinsi yang tingkat kesembuhan Covid-19 paling tinggi di nasional, namun pihaknya mengaku tetap waspada dengan penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

"Saya berpesan besok untuk salat Ied di Masjid Raya Baiturrahman, semuanya harus pakai masker karena sudah ada Peraturan Wali Kota, maskernya kita drop gratis ke Masjid Raya," kata Nova.

Apalagi, lanjutnya, Kapolda Aceh, Irhen Pol Wahyu Widada bersama Pangdam IM, Mayjen TNI Hassanudin juga telah mengintruksikan kepada jajarannya untuk memberikan pelayanan penuh ke masyarakat esok hari.

"Di pintu-pintu masjid termasuk sosialisasi untuk penggunaan masker, kalau bisa juga ada jarak, tetapi kita tetap soft mengingatkan masyarakat terkait hal ini sesuai dengan kearifan lokal," ungkap Plt Gubernur Aceh.

Selain itu, terkait dengan tidak adanya pawai takbiran malam ini, Nova mengaku bahwa hal itu telah ditetapkan oleh MPU Aceh melalui tausyiah yang disebarkan sejak beberapa waktu lalu.

"Artinya MPU sesuai tupoksinya telah melarang, saya pikir itu sudah harus dilakukan dan dipatuhi seluruh Aceh. Sejauh ini kita belum ada laporan yang melanggar tausyiah itu dan mudah-mudahan tidak ada," tambahnya.

Di lokasi lain, Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah bersama Danlanud SIM, Kolonel Pnb Hendro Arief, Kakanwil Kemenag Aceh, Kabinda Aceh, Kepala BNNP Aceh, Kakanhan Aceh dan lainnya meninjau Pos Pelayanan Lebaran yang ada di Simpang Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Wakapolda bersama rombongan disambut Kapolsek Ingin Jaya dan sejumlah pejabat lainnya yang kemudian melakukan pengecekan dan juga memberikan bingkisan kepada petugas di pos itu.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan, sejauh ini kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Aceh masih relatif stabil dan kondusif.

"Sementara kasus kejahatan yang menonjol menjelang Idul Fitri meliputi kasus narkotika, curanmor dan curat, kasus kejahatan tertinggi di jajaran Polda Aceh yaitu di wilayah hukum Banda Aceh, Langsa dan Lhokseumawe," katanya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...