Perbatasan Sumut dan Aceh Tenggara Dijaga Ketat, Puluhan Kendaraan Putar Balik

Petugas gabungan jaga ketat perbatasan Aceh Tenggara dan Sumatra Utara, Kamis (21/5/2020). (Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Perbatasan antara Sumatera Utara (Sumut) dengan Aceh Tenggara dijaga ketat tim gabungan menjelang perayaan lebaran Idul Fitri tahun ini. Hal ini dikatakan Dir Lantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, Kamis (21/5/2020).

Dir Lantas mengatakan, tim gabungan yang bertugas di pos perbatasan antara Sumut dengan Aceh Tenggara itu terdiri dari personel Sat Lantas Polres Aceh Tenggara, Posramil Babul Makmur, Satpol PP Aceh Tenggara, BNPD Aceh Tenggara dan Pospol perbatasan Lawe Pakam.

"Tim gabungan itu pada hari ini sejak pukul 10.00 WIB telah memeriksa setiap kendaraan di pos perbatasan tersebut yang memasuki kawasan Aceh Tenggara," ujar Direktur.

Dari pemeriksaan di pos tersebut, jelas Dicky, masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat dan dua masuk ke Aceh Tenggara adalah sebanyak 80 orang. Kendaraan roda empat yang masuk berjumlah 40 unit masing-masing mobil pribadi 25 unit, mopen 10 unit dan pikap 5 unit.

"Selain itu jumlah masyarakat yang tidak diperbolehkan masuk ke Aceh Tenggara sebanyak 87 orang dan kendaraan yang tidak diperbolehkan masuk 40 unit dengan rincian mobil pribadi 25 unit dan mobil penumpang 15 unit, semua kendaraan itu telah disuruh balik kembali ke Sumut," ungkapnya.

Pemeriksaan di pos perbatasan itu, lanjutnya, dilakukan petugas dengan menginstruksikan setiap penumpang turun dan dilakukan penyemprotan anti septik. Kemudian, petugas juga memeriksa suhu tubuh dan wawancara tentang kepergian penumpang selama seminggu terakhir.

"Dari hasil pemeriksaan itu, penumpang ODP dinyatakan nihil dan PDP juga nihil. Pemeriksaan di pos perbatasan Sumut-Aceh Tenggara hingga kini  masih berlangsung yang dilakukan tim gabungan dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 di Aceh Tenggara dan Aceh pada umumnya," tambahnya.

Penulis:Redaksi
Editor:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...